
Gilabola.com – Jamie Carragher menilai Chelsea perlu berpikir matang sebelum menunjuk Liam Rosenior sebagai manajer baru, menyusul keputusan klub mengakhiri kerja sama dengan Enzo Maresca di awal tahun. Mantan bek Liverpool itu meragukan apakah pelatih RC Strasbourg tersebut mampu memberi dampak besar di Stamford Bridge.
Chelsea resmi berpisah dengan Maresca meski pelatih asal Italia itu mencatatkan musim debut yang impresif. Ia berhasil mengamankan tiket Liga Champions, membawa The Blues menjuarai Conference League, serta memenangkan Piala Dunia Antarklub.
Performa Chelsea bahkan berlanjut ke musim berikutnya dan sempat berjalan mulus hingga akhir November. Namun, situasi berubah drastis pada Desember. Hasil buruk disertai ketegangan internal antara manajemen dan Maresca memunculkan sejumlah pernyataan bernada samar dari sang pelatih dalam konferensi pers.
Komentar tersebut tidak diterima dengan baik oleh pihak klub. Ketika performa terus menurun dan Maresca absen dari sebuah konferensi pers, kepergiannya pun dianggap tak terelakkan.
Carragher Soroti Situasi Maresca dan Opsi Rosenior
Dalam pembahasannya di Sky Sports, Jamie Carragher mengaku sebenarnya mengagumi Maresca sebagai pelatih. Ia menilai Maresca mampu bersaing saat menghadapi para manajer top di liga.
Namun, Carragher juga menilai situasi di Chelsea membuat posisi Maresca sulit dipertahankan, terutama ketika hasil mulai memburuk dan muncul konflik internal. Menurutnya, klub dengan banyak direktur olahraga seperti Chelsea tidak memberi ruang bagi pelatih untuk berbicara “di luar batas”.
Carragher kemudian menyoroti arah kebijakan Chelsea dalam memilih pelatih. Ia mengingatkan bahwa klub tersebut sebelumnya mewarisi Thomas Tuchel, pelatih juara Liga Champions. Kini, Chelsea justru disebut berpotensi menunjuk Liam Rosenior, yang pernah menangani Derby County, Hull City, dan Strasbourg.
Meski mengakui ini merupakan peluang besar bagi Rosenior, Carragher menegaskan bahwa Chelsea dan para pendukungnya terbiasa dengan nama-nama besar seperti Jose Mourinho, Guus Hiddink, dan Antonio Conte. Ia pun meragukan Rosenior bisa memberikan dampak besar yang sama.
Liam Rosenior Semakin Dekat ke Stamford Bridge
Nama Liam Rosenior memang menjadi kandidat terdepan untuk menggantikan Maresca. Pelatih berusia 41 tahun itu tampil cukup mengesankan bersama Strasbourg di Ligue 1, klub yang berada di bawah payung kepemilikan yang sama dengan Chelsea melalui BlueCo.
Saat menerima kontrak baru pada April lalu, Rosenior telah diberi tahu bahwa ia masuk dalam rencana jangka panjang sebagai calon pengganti Maresca. Meski awalnya tidak diperkirakan terjadi musim ini, situasi tak terduga membuat Chelsea akhirnya menawarkan posisi tersebut lebih cepat.
Rosenior dilaporkan telah memberikan persetujuan dan diperkirakan akan resmi mengambil alih kursi pelatih Chelsea dalam pekan ini. Meski demikian, Jamie Carragher tetap meragukan kemampuannya untuk membawa perubahan besar di klub yang identik dengan pelatih-pelatih berpengalaman kelas dunia.
