Cesc Fabregas Girang Chelsea Pecat Antonio Conte

Berita Terbaru – Cesc Fabregas jadi salah satu pemain yang kegirangan saat Chelsea putuskan untuk mendepak pelatih Antonio Conte.

Cesc Fabregas terlihat ‘menyukai’ kicauan yang rayakan kepergian Antonio Conte dari Chelsea. Pelatih asal Italia itu akhirnya kehilangan pekerjaannya pada Kamis (12/7) waktu setempat, menyusul berbagai spekulasi soal akan datangnya mantan bos Napoli, Maurizio Sarri, dan mengambil alih kendali kepelatihan di Stamford Bridge jelang musim 2018/19.

Chelsea akhirnya rampungkan kesepakatan untuk Maurizio Sarri dan pemain tengah Napoli, Jorginho, pada pekan ini, Keduanya akan diresmikan dalam beberapa hari mendatang.

Willian sebelumnya pernah ungkapkan adanya jurang dengan Conte, usai Chelsea menangkan trofi Piala FA musim lalu di akun Instagram-nya. Kini, Cesc Fabregas pun ungkapkan kegembiraannya setelah pelatih asal Italia itu resmi tinggalkan Stamford Bridge.

Tampaknya, Fabregas yang sempat dikabarkan akan pindah dari Chelsea di awal kepelatihan Conte di klub itu, sangat senang the Blues akan diasuh manajer baru.

BACA:  Chelsea Harus Lebih Baik Lagi di Lini Belakang

Pemain asal Spanyol itu langsung ‘menyukai’ sebuah kicauan yang berbunyi, ‘Yessssssssss Conte gonnnnnnnnnnnnnnnnn’ (gone/pergi). Fabregas kemudian mengklaim itu adalah kesalahan – sebelum ia akhirnya menghapus permintaan maafnya.

Fabregas mengisyaratkan, ia telah menyalahkan Conte hingga ia tak masuk dalam skuad Timnas Spanyol yang berlaga di Piala Dunia 2018 di Rusia musim panas ini. “Saat Conte datang pertama kali ke Chelsea, saya tidak bermain sama sekali,” ujar Fabregas bulan lalu.

“Dia (Julen Lopetegui) ingin mencoba memberi kesempatan kepada pemain muda yang bekerja dengannya di U-21 dan U-19. Tontonan yang adil untuknya, mereka telah melakukannya dengan baik, mereka telah bermain dengan baik selama dua tahun,” tambahnya.

BACA:  Ketinggalan Kereta, N'Golo Kante Tak Sungkan Bertamu Ke Rumah Fans

“Mereka memenuhi syarat dalam gaya dan mereka pantas mendapat kesempatan itu juga. Saya hanya harus menunggu dan terus bekerja,” tandas Fabregas.

Gelandang itu juga sempat mengkritik taktik defensif Conte, menyusul laga Chelsea di Liga Champions melawan Barcelona pada Februari lalu. “Habiskan waktu 90 menit untuk bertahan di sana bisa bertahan selama 90 menit. Itu bisa kekal terus seperti itu,” tandas Fabregas usai kekalahan Chelsea dari Barca di leg pertama.

“Anda harus pergi ke sana untuk menyerang, kita harus merasa kita bisa menyakiti mereka. Bertahan selama 90 menit adalah misi bunuh diri, kami harus memiliki kepribadian dan mainkan permainan kami,” tambah Fabregas ketika itu.

Advertisement