Site icon Gilabola.com

Chelsea Bangkit dari Neraka! Balikkan Keadaan dan Buat The Hammers Tersungkur di Stamford Bridge

Hasil Chelsea vs West Ham United skor akhir 3-2 di Liga Inggris

Hasil Chelsea vs West Ham United skor akhir 3-2 di Liga Inggris

Gilabola.com – Chelsea mencetak sejarah dengan bangkit dari ketertinggalan dua gol di babak pertama untuk pertama kalinya di Stamford Bridge, mengalahkan West Ham 3-2 lewat gol telat Enzo Fernandez, setelah sempat tertinggal melalui gol Jarrod Bowen dan Crycensio Summerville, lalu diselamatkan oleh kontribusi Joao Pedro dan Marc Cucurella dalam laga dramatis Premier League.

Kebangkitan luar biasa ini terjadi setelah The Blues tampil buruk di babak pertama, kesulitan membongkar pertahanan lawan, dan harus menghadapi tekanan besar dari permainan efektif West Ham yang memanfaatkan sisi kanan lapangan. Namun, perubahan taktik di babak kedua mengubah jalannya pertandingan dan membawa Chelsea meraih tiga poin penting.

Babak Pertama: West Ham Menggila, Chelsea Tertekan

West Ham memulai laga dengan penguasaan bola yang minim, kurang dari seperlima di awal pertandingan, tetapi mampu memanfaatkannya secara maksimal. Jarrod Bowen membuka skor melalui umpan silang dari sisi kanan yang melengkung masuk ke gawang Robert Sánchez.

Pergerakan agresif Aaron Wan-Bissaka di sisi kanan menciptakan ruang bagi Bowen. Pablo mencoba menghalau bola, namun justru mengganggu Sánchez sehingga bola tetap masuk.

Chelsea kesulitan merespons gol cepat tersebut. Mereka bahkan menelan ancaman gol kedua ketika Sánchez harus menepis tembakan keras Taty Castellanos di tiang dekat. Hingga menit ke-30, satu-satunya tembakan tepat sasaran Chelsea datang dari tendangan bebas spekulatif Cole Palmer.

West Ham kembali menekan dan pantas menggandakan keunggulan saat Crycensio Summerville menyambar umpan rendah Wan-Bissaka. Bek kanan tersebut tampil luar biasa di babak pertama dengan dua assist dan mendominasi sisi kiri pertahanan Chelsea bersama Bowen.

Menjelang turun minum, Bowen dan Summerville semakin percaya diri, bahkan melakukan kombinasi backheel di area sendiri yang berujung pada peluang sepak pojok. Sorakan cemoohan terdengar di Stamford Bridge saat babak pertama berakhir, memaksa Chelsea memasukkan Joao Pedro dan Marc Cucurella demi menyelamatkan pertandingan.

Babak Kedua: Pergantian Pemain Ubah Segalanya

Wesley Fofana menjadi pemain ketiga yang masuk sebelum babak kedua dimulai, menggantikan sisi kiri pertahanan Chelsea yang tampil buruk. Meski demikian, Wan-Bissaka masih sempat merepotkan pertahanan tuan rumah, dengan tembakan Mateus Fernandes yang kembali digagalkan Sánchez.

Chelsea baru mendapatkan peluang berarti setelah lebih dari 10 menit, ketika sundulan Liam Delap melebar usai menerima umpan rendah Cucurella. Titik balik terjadi saat Fofana mengirimkan umpan silang akurat ke Joao Pedro, yang menyundul bola melewati Alphonse Areola untuk memperkecil ketertinggalan.

Tekanan Chelsea terus meningkat. Areola harus melakukan penyelamatan gemilang untuk menepis tembakan jarak jauh Moises Caicedo yang mengarah ke pojok atas gawang.

Gol penyama kedudukan akhirnya lahir lewat Marc Cucurella, yang menyundul bola dengan menyelam setelah sundulan Malo Gusto membentur mistar dan memantul kembali ke area berbahaya.

Dengan empat menit waktu normal tersisa, Jean-Claire Todibo hampir membawa West Ham kembali unggul, namun tembakannya dari jarak dekat membentur tiang. Cole Palmer dan Caicedo juga sempat mendapat peluang, tetapi masih bisa digagalkan pertahanan lawan.

Momen penentuan datang saat Caicedo dengan tenang mengalirkan bola kepada Joao Pedro, yang kemudian mengumpan ke Enzo Fernandez. Tanpa pengawalan, gelandang Argentina itu menuntaskan peluang dengan tembakan terarah untuk memastikan kemenangan dramatis Chelsea.

Insiden Akhir dan Kekecewaan West Ham

Ketegangan memuncak di masa tambahan waktu ketika terjadi hampir perkelahian di sisi kiri pertahanan Chelsea. VAR kemudian meninjau aksi Todibo, yang tertangkap kamera mencekik leher Joao Pedro.

Wasit Anthony Taylor melihat tayangan ulang di monitor pinggir lapangan sebelum mengeluarkan kartu merah kepada Todibo karena tindakan kekerasan.

Hasil ini menjadi pukulan berat bagi West Ham, yang dinilai menampilkan permainan terbaik mereka musim ini, tetapi tetap pulang tanpa poin dalam perjuangan menjauhi zona degradasi. Kekalahan ini membuat mereka tertinggal empat poin dari Nottingham Forest yang berada di peringkat keempat dari bawah.

Analisis Chelsea: Keputusan Rosenior Berbuah Manis

Babak pertama menjadi mimpi buruk bagi Liam Rosenior, yang belum lama menjabat sebagai pelatih kepala tim utama. Ia terpaksa melakukan tiga pergantian pemain di tengah laga, termasuk karena cedera Jamie Gittens.

Masuknya Wesley Fofana, Joao Pedro, dan Marc Cucurella terbukti krusial. Fofana terlibat dalam gol pertama Chelsea, Cucurella menyamakan kedudukan, dan Enzo Fernandez memanfaatkan peluang emas dari Pedro untuk mencetak gol kemenangan.

Chelsea menunjukkan daya juang, determinasi, serta dinamika serangan yang sebelumnya kerap hilang di bawah Enzo Maresca, terutama saat tim berada dalam situasi sulit. Rosenior dinilai tepat memilih pemain pengganti dan pantas puas dengan kebangkitan bersejarah timnya.

Analisis West Ham: Meniru Forest Versi Terbaik

Performa West Ham di babak pertama mengingatkan pada Nottingham Forest era Nuno Espirito Santo musim 2024/25. Tim tampil terorganisir dalam formasi 4-4-2 yang rapat saat bertahan, mengatur ruang dengan baik, dan memanfaatkan sisi sayap saat menyerang balik.

Summerville dan Bowen memainkan peran seperti Callum Hudson-Odoi dan Anthony Elanga di Forest, memaksimalkan kecepatan serta ancaman gol. Wan-Bissaka juga tampil dinamis di sisi kanan, menyerupai peran Ola Aina.

Sebanyak 56 persen serangan West Ham di babak pertama datang dari sayap kanan, menghasilkan dua gol, sementara Chelsea hampir tak menemukan celah. Meski kecewa pulang tanpa poin, West Ham diyakini akan berada dalam posisi aman jika mampu mengulangi performa babak pertama saat menghadapi tim-tim yang lebih lemah.

Exit mobile version