Chelsea Beruntung, Kipernya Urung Pensiun Gegara Puterinya

Chelsea Beruntung, Kipernya Urung Pensiun Gegara Puterinya

Gilabola.com – Chelsea batal kehilangan Willy Caballero yang ingin pensiun, setelah puteri kiper asal Argentina ini melarangnya untuk gantung sarung tangan.

Caballero mengklaim, putrinya telah melarangnya untuk pensiun dari sepakbola. Pemain veteran berusia 37 tahun itu telah menjadi pemain cadangan papan atas untuk Kepa Arrizabalaga, dan sangat dihormati di Stamford Bridge.

Ia dikenal sebagai kiper spesialis penyelamatan penalti, dan pernah menjadi andalan nomor dua di Manchester City sebelum ia bergabung ke Stamford Bridge. Namun, Caballero menghabiskan sebagian besar karirnya di Spanyol bersama Elche dan Malaga, setelah ia sukses bersama Boca Juniors antara tahun 2001 hingga 2004.

Kiper veteran Chelsea itu seakan hidup untuk sepakbola di siang dan malamnya, serta mengaku sulit untuk mundur. Terutama, jika putrinya ada hubungannya dengan itu.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

“Saya hidup untuk sepakbola dan melakukannya kapanpun saya bisa. Anak-anak perempuan saya tidak akan membiarkan saya pensiun,” tandas Caballero kepada media Argentina, Enganche, yang dilansir SunSport.

“Sering saya bercanda di rumah bahwa ini akan menjadi tahun terakhir saya, dan mereka memberi tahu saya bahwa saya tidak akan bisa hidup tanpa sepakbola. Saya harus bermain, menontonnya di televisi atau tahu betul apa yang sedang terjadi,” tambah Caballero.

“Inilah yang saya sukai, menganalisa dan melihat apa yang kami lakukan dengan baik serta apa yang salah. Saya datang ke Chelsea karena saya mencintai apa yang saya lakukan,” ungkap Caballero.

“Saya tidak tahu bagaimana melakukan hal lain yang tidak harus berlatih dan bermain sepakbola. Berada di sini, bahkan jika saya tidak bisa bermain, saya berusaha terus maju dan berusaha mencapai performa terbaik saya untuk bisa berkontribusi dengan cara saya sendiri,” tandasnya.

“Kadang-kadang sebuah tim membutuhkan Anda lebih banyak di luar lapangan daripada di dalam lapangan, dan Anda sama pentingnya. Tapi, sepakbola selamanya. “Di sini, di Chelsea, di sebuah meja di rumah saya, di sebuah bar dan di mana saja,” ungkap kiper berkepala plontos ini.

“Untuk bertemu dengan teman-teman yang juga pemain lalu menonton sepakbola dan menganalisanya, saya masih tertarik untuk melakukannya,” tandasnya.