
Chelsea mulai menyusun rencana mencari manajer baru setelah resmi berpisah dengan Enzo Maresca pada Hari Tahun Baru, sementara mantan pemain sekaligus legenda klub Frank Lampard disebut masih memiliki peluang kembali ke Stamford Bridge di masa depan, seiring kinerjanya yang kian meyakinkan bersama Coventry City.
Kepergian Maresca menutup masa jabatannya yang terbilang singkat namun penuh dinamika. Chelsea menilai perubahan di kursi pelatih dibutuhkan agar target musim ini tetap terjaga, termasuk persaingan di empat kompetisi dan upaya mengamankan tiket Liga Champions.
Di tengah proses pencarian pengganti tersebut, nama Lampard kembali mencuat. Mantan rekan setimnya di Chelsea, William Gallas, menilai peluang Lampard melatih Chelsea untuk ketiga kalinya bukan hal mustahil, meski belum dalam waktu dekat.
Lampard sebelumnya sudah dua kali menangani Chelsea. Pada periode pertama, dia mampu membawa klub finis di zona Liga Champions meski diterpa embargo transfer, sekaligus memberi panggung besar bagi pemain muda seperti Reece James dan Mason Mount.
Namun, perjalanan itu tidak sepenuhnya mulus. Pada musim berikutnya, Lampard harus menerima kenyataan kehilangan pekerjaannya dan digantikan oleh Thomas Tuchel, yang kemudian membawa Chelsea meraih gelar Liga Champions.
Lampard sempat kembali ke Chelsea pada 2023 sebagai pelatih interim usai pemecatan Graham Potter. Periode singkat tersebut berjalan berat, dengan hanya satu kemenangan dari 11 pertandingan yang berhasil diraih tim.
Kebangkitan Lampard Bersama Coventry City
Setelah fase sulit tersebut, Lampard memilih membangun ulang karier kepelatihannya bersama Coventry City. Keputusan itu perlahan membuahkan hasil nyata di ajang Championship musim ini.
Coventry tampil sangat konsisten dan kini memimpin klasemen dengan jarak delapan poin dari pesaing terdekat. Mereka bahkan unggul 10 poin atas Ipswich Town yang berada di posisi ketiga, membuka peluang besar promosi langsung ke Premier League.
Lingkungan kerja yang stabil dan dukungan klub di bursa transfer Januari membuat Lampard terlihat menikmati perannya. Situasi ini sangat berbeda dibanding masa akhirnya di Chelsea yang penuh tekanan.
William Gallas menilai Lampard membutuhkan kesabaran dan kontinuitas. Dia berpandangan bahwa membawa Coventry promosi ke Premier League akan menjadi cerita terbaik dalam fase karier Lampard saat ini.
Menurut Gallas, jika Lampard mampu membawa klub lain bersaing di level atas, bahkan menembus kompetisi Eropa, pengalaman tersebut akan menjadi modal penting sebelum kembali menangani klub besar seperti Chelsea.
Gallas juga menilai kunci bagi Lampard saat ini adalah terus berkembang sebagai pelatih. Dengan pencapaian yang solid bersama klub lain, pintu menuju Chelsea bisa kembali terbuka di masa depan.
Chelsea Melangkah Tanpa Maresca
Sementara itu, Chelsea resmi mengonfirmasi perpisahan dengan Maresca melalui pernyataan klub. Chelsea mengapresiasi kontribusi pelatih asal Italia tersebut selama menangani tim utama.
Maresca tercatat membawa Chelsea meraih gelar UEFA Conference League dan FIFA Club World Cup. Klub menegaskan dua pencapaian tersebut akan tetap dikenang sebagai bagian penting dari sejarah terbaru Chelsea.
Chelsea juga menjelaskan bahwa keputusan berpisah diambil karena masih banyak target besar yang harus diperjuangkan. Manajemen percaya perubahan pelatih memberi peluang terbaik untuk menjaga arah musim tetap positif.
