Chelsea dan Tuchel Terlihat Lebih Bahagia Daripada Liverpool, 10 Pemain Lawan 11

Gilabola.com – Begitu peluit panjang di Anfield berbunyi, terlihat bahwa para pemain Chelsea dan sang pelatih Thomas Tuchel lebih berbahagia daripada kompatriotnya sesama Jerman, Juergen Klopp dan Liverpool. Dengan modal 10 pemain saja mereka berhasil mencegah tuan rumah menang.

Pertandingan Liverpool vs Chelsea pada Sabtu tengah malam (28/8) di kandang the Reds seolah-olah akan usai dengan kemenangan bagi pasukan Klopp setelah Reece James menahan bola tepat di garis gawang pada masa injury time babak pertama.

Wasit Anthony Taylor semula menolak klaim para pemain the Reds bahwa bek sayap Inggris itu handball, tapi kemudian ia melihat layar VAR di pinggir lapangan dan keluar dengan dua keputusan sekaligus: tendangan penalti dan kartu merah.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Sepakan penalti bisa dipahami karena mencegah peluang gol, tapi kartu merah? Apakah ini merupakan sebuah keputusan yang terlalu kejam? Satu aturan menyebut bahwa kartu merah diberikan bagi pemain yang menghalangi peluang gol tepat di garis gawang. Tapi argumentasi sebaliknya akan mengatakan bahwa Reece James hanya menderita pantulan bola di paha atau lututnya.

Argumentasi balasan dari itu adalah, menghalangi peluang gol tepat di garis gawang dengan sebuah aksi yang akan dihukum tendangan penalti harus diberi kartu merah. Ini dilakukan guna mencegah spekulasi bahwa, “Biarkan saja penalti, toh ada peluang penalti itu gagal.”

Jadi, jika aksi handball Reece James ini dibiarkan berlalu tanpa hukuman maka akan menjadi preseden, cegat saja bola dengan tangan karena meski pun penalti maka tetap ada peluang bahwa sepakan titik putih itu gagal, bukan? Maka untuk membuat jera, diberikanlah kartu merah itu, sembari di saat yang sama penalti tetap diberikan. Tujuannya, agar tetap ada hukuman yang diderita Chelsea jika penalti Mohamed Salah gagal menjadi gol.

Salah tidak berbuat salah dalam mengeksekusi penalti tersebut. Menjadikan skor sama kuat 1-1 dan Mo Salah mencetak gol dari pihak the Reds, sesuai yang kami prediksikan satu minggu lalu pada video Youtube.

Meski demikian pasukan Tuchel menjadi yang lebih bahagia dari kedua kesebelasan dengan para pemain melakukan high-five dan tersenyum lebar. Strategi bertahan mantan manajer PSG itu sukses, memasukkan pemain kepercayaannya Thiago Silva dan juga Mateo Kovacic guna menggantikan Kai Havertz dan N’Golo Kante pada awal babak kedua.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO