Chelsea Gugup Takut Kalah Saat Hadapi Fulham

Chelsea Gugup Takut Kalah Saat Hadapi Fulham

Gilabola.com – Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, akui para pemain The Blues merasa gugup dan takut kalah saat hadapi Fulham, usai alami kekalahan di tangan Tottenham Hotspur sepekan sebelumnya.

Gol cepat Pedro yang kemudian digandakan Ruben Loftus-Cheek di pengujung laga membuat Chelsea menang dalam Derby London Barat atas Fulham, yang kini diasuh mantan pelatih Chelsea di era 2000-2004, Claudio Ranieri.

“Kami mengendalikan pertandingan, tapi saya pikir kami gugup dan laga itu tidak mudah dimainkan. Tentu saja tidak mudah bagi saya dan para pemain, setelah beberapa hari sebelumnya kami kalah dari Tottenham. Tapi saya pikir, kami terlalu banyak memikirkan pertandingan itu,” ujar Maurizio Sarri.

Puji N’Golo Kante Setelah Mengkritiknya

“Kami kalah setelah tiga setengah bulan. Itu bisa terjadi. Jadi, hari ini penting untuk bereaksi. Saya pikir, tim bereaksi sangat baik di Liga Europa [menang 4-0 melawan PAOK]. Hari ini lebih penting, tentu saja, dan saya pikir hanya ada hasil bagus di benak para pemain,” tambahnya.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

N’Golo Kante memberi assist untuk gol pertama Chelsea dengan intersepsinya yang khas, dan itu menjadi umpan yang sempurna bagi pencetak gol, Pedro Rodriguez.

Kante dikritik Maurizio Sarri pada pertengahan pekan lalu, tapi kemarin Sarri memujinya. “Dia (Kante) bermain sangat baik. Dia bertahan dengan sangat baik. Saya pikir, dia perlu meningkatkan diri sedikit lebih banyak dari sudut pandang taktik, tetapi itu wajar,” ujar Sarri.

Ruben Loftus-Cheek Atasi Masalah Sarri

“Di tim nasional dia biasanya bermain dengan dua gelandang. Musim lalu kadang dengan dua gelandang, kadang dengan tiga, tapi di posisi yang sama. Jadi, saya pikir itu normal jika dia perlu meningkatkan diri,” ungkapnya.

Sarri juga memuji Loftus-Cheek yang mencetak gol kelima dalam enam pertandingan terakhirnya untuk Chelsea. Gol ini juga membawa The Blues naik ke posisi ketiga di klasemen liga.

“Dalam tiga pekan terakhir, dia (Loftus-Cheek) memecahkan masalah saya. Saya benar-benar sangat bahagia setelah pertandingan terakhir di Liga Europa [melawan PAOK], karena saya pikir dia memainkan penampilan terbaik dari sudut pandang taktik,” ujar Sarri.