Chelsea Konfirmasi Kepergian Maurizio Sarri via Medsos

Chelsea Konfirmasi Kepergian Maurizio Sarri via Medsos

Gilabola.com – Chelsea lewat pemegang sahamnya, Hasan Nagoor, mengonfirmasi kepergian Maurizio Sarri dalam sebuah postingan di akun Instagram resminya.

Maurizio Sarri gencar diberitakan akan segera kembali ke Serie A dan mengambil alih posisi Massimiliano Allegri di Juventus. Tapi sejauh ini, belum ada pengumuman resmi baik dari pihak the Blues maupun Juve.

Namun, seorang pengusaha asal Arab Saudi yang juga pemegang saham klub London Barat itu, Hasan Nagoor, tampak mengucapkan selamat tinggal untuk Sarri dalam akun Instagram-nya. Nagoor diketahui sebagai seorang pengusaha yang cukup berpengaruh di Stamford Bridge dan jadi pendiri klub pendukung the Blues di tanah kelahirannya.

Dalam akun tersebut, Nagoor mem-posting foto Maurizio Sarri yang dibubuhi tulisan, ‘Terima kasih Sarri’. Tentu saja ini makin memperkuat spekulasi bahwa pelatih berusia 60 tahun itu kemungkinan besar akan benar-benar tinggalkan Chelsea dan beralih ke Juve. Demikian diungkapkan Express.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Jalani Karir Tak Mulus di Stamford Bridge

Sarri datang ke Stamford Bridge dari Napoli, setelah ia mengalami banyak tekanan di klub asal kota Naples tersebut. Bersama the Blues, Sarri punya prestasi cukup lumayan, karena berhasil membawa Cesar Azpilicueta dan kawan-kawan menutup musim lalu di peringkat tiga, serta mempersembahkan trofi Liga Europa untuk the Blues.

Meski demikian, karir Sarri di musim perdananya di Inggris tak selalu berjalan mulus. Banyak intrik yang mewarnai kepemimpinannya, termasuk isu mengenai pemecatan dirinya dan tak sesuainya pola permainan yang diterapkan mantan bankir tersebut.

Terus-menerus diberitakan akan dipecat dan posisinya yang tak nyaman, diklaim telah membuat Sarri – akhirnya – mempertimbangkan karirnya di Chelsea. Dia mengaku ingin kembali ke Italia, hingga akhirnya datang tawaran menggiurkan dari Bianconeri.

Tak Mudah Gabung Juventus

“Bagi kami orang Italia, panggilan dari kampung halaman sangat-lah kuat. Saya merasa ada yang hilang, saya juga telah lewati musim yang berat,” tandas Sarri dalam sebuah wawancara di awal bulan ini.

“Saya mulai merasa berat berpisah jauh dari teman-teman saya, juga orang tua yang sudah semakin tua dan sangat jarang saya kunjungi. Di usia seperti saya, kita hanya punya pilihan profesional. Saya tidak akan bisa bekerja selama 20 tahun, pekerjaan berat, di bench,” tambahnya.

Sarri mengakui, pindah ke Juventus bukanlah keputusan yang akan dia ambil dengan begitu mudah, mengingat rivalitas yang dialaminya saat ia masih di Napoli. “Orang-orang Neapolitan tahu cinta yang saya rasakan untuk mereka,” ujar Sarri.