Chelsea, Liverpool, Man Utd, Man City, Arsenal, Spurs Dijatuhi Denda Kecil Banget, Cuma Bikin Lecet Dompet Saja

Gilabola.com – Sudah lihat denda yang dijatuhkan pada Chelsea, Liverpool, Man Utd, Man City, Arsenal, Spurs untuk keterlibatan mereka pada liga pemberontak, Liga Super Eropa? Kecil banget. Otoritas Premier League antara niat dan gak niat kasih denda.

Sekitar 30 menit lalu keluar pengumuman perihal denda yang dijatuhkan untuk enam klub besar Liga Inggris yang berdosa karena selingkuh dengan European Super League yang dibentuk pada 18 April lalu dan gugur hanya dalam waktu beberapa hari saja setelahnya.

Premier League yang merasa sangat marah dengan pembentukan Liga Super Eropa itu pada hari Rabu 9 Juni 2021 menjatuhkan hukuman denda 20 juta pound, atau kira-kira 400 Milyar rupiah saja. Untuk masing-masing klub? Bukan, untuk enam klub itu secara bersama-sama, jadi satu tim kejatuhan denda hanya 67 Milyar rupiah saja.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Itu merupakan jumlah yang sangat kecil. Kira-kira setara dengan gaji 20 atau 30 pemain dalam satu minggu. Tidak ada artinya bagi para pemilik enam tim terbesar Liga Inggris tersebut. Hanya bikin lecet sedikit di dompet owner Chelsea, Liverpool, Man Utd, Man City, Arsenal, Spurs.

Hukuman denda tambahan dan pengurangan poin akan dijatuhkan jika mereka mencoba proyek serupa lagi pada masa depan.

Channel Gilabola di Youtube

Sementara itu menurut laporan dari BBC Sport, denda itu akan dibayarkan langsung oleh keluarga Glazer selaku pemilik daripada diambil dari kas klub.

Sembilan dari klub ESL itu – enam tim Liga Inggris, ditambah AC Milan, Inter Milan dan Atletico Madrid – didenda dengan jumlah yang kurang lebih sama oleh otoritas sepak bola Eropa, UEFA, bulan lalu.

Mereka setuju untuk membayar 270 Milyar rupiah secara bersama-sama di antara mereka dan bersedia menerima pengurangan 5% dari pendapatan kompetisi UEFA mereka untuk satu musim, dimulai dari musim 2023/2024.

Sementara itu Real Madrid, Barcelona dan Juventus akan menerima tindakan disiplin UEFA karena sejauh ini menolak untuk mundur dari liga pemberontak tersebut.

AHABET
AHABET