Chelsea Manfaatkan Jeda Internasional untuk Depak Maurizio Sarri

Chelsea Manfaatkan Jeda Internasional untuk Depak Maurizio Sarri

Gilabola.com – Chelsea akan manfaatkan jeda internasional bulan ini untuk memecat Maurizio Sarri, usai skuad the Blues kalah di kandang Everton akhir pekan kemarin.

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, memang sudah berada di bawah tekanan di klub London barat itu, setelah paruh kedua musim perdananya di Stamford Bridge yang mengecewakan. Terutama, setelah the Blues dikalahkan Manchester City, 0-6, beberapa waktu lalu.

Saat ini, Chelsea sedang berjuang untuk mencapai posisi empat besar di akhir musim Liga Premier kali ini. Tampaknya, Eden Hazard dan kawan-kawan akan menutup musim ini tanpa trofi, kecuali mereka berhasil memenangkan Liga Europa.

Maurizio Sarri yang sebelumnya mengasuh Napoli, baru diangkat sebagai pelatih di Stamford Bridge pada musim panas lalu. Prestasi tim itu cukup gemilang di awal kepelatihannya, bahkan di sepanjang paruh pertama musim ini. Namun, segalanya berubah di paruh ke dua.

Akan Jadi Langkah Cerdas The Blues

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Menjelang awal musim ini, sesaat sebelum kedatangan Sarri, the Blues juga memecat pelatih asal Italia, Antonio Conte. Kini, pemilik klub Roman Abramovich dikabarkan akan gunakan jeda internasional bulan ini sebagai ruang untuk memecat Sarri dan datangkan manajer baru.

Menurut laporan the Express, itu bisa menjadi langkah cerdas bagi The Blues jika mereka persilahkan Sarri pergi sekarang. Apalagi belakangan┬ámuncul ‘kekacauan’ di sebagian besar musim ini di bawah asuhan manajer asal Italia berusia 60 tahun itu.

Rentetan kekalahan memalukan di bulan lalu, termasuk kandas di final Piala Liga walau penampilan the Blues saat itu mendapat pujian, dan kini mereka dipermalukan Everton 0-2 di Goodison Park. Tentu saja, ini menambah besar tekanan yang dirasakan Sarri.

Sarri Lebih Suka Salahkan Pemain

Namun, Sarri malah salahkan para pemainnya usai laga kontra Everton, bahkan menyebut mereka punya masalah mental dalam bertanding.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi di babak kedua. Saya tidak bisa menjelaskannya, karena kami bermain bagus di babak pertama, bahkan itu laga tandang terbaik kami musim ini. Tapi, tiba-tiba saja kami seperti berhenti bermain,” tandas Sarri.