Chelsea Raup Untung Besar Jika Lepas Sarri ke Juventus

Chelsea Raup Untung Besar Jika Lepas Sarri ke Juventus

Gilabola.com – Chelsea kemungkinan besar tak harus membayar biaya peminjaman Gonzalo Higuain, jika mau melepas Maurizio Sarri ke Juventus.

Sarri diperkirakan akan tinggalkan Stamford Bridge pada pekan depan, setelah klub memberinya ijin untuk memutuskan kontraknya yang harusnya berjalan hingga 2020 mendatang.

Juventus sendiri menilai Sarri sebagai pengganti yang pas untuk Massimiliano Allegri, dan terus membujuk pelatih Italia berusia 60 tahun itu dengan pendekatan mereka. Namun, Si Nyonya Tua belum bisa menyetujui kesepakatan dengan the Blues, di saat klub London barat itu terus mendesak pembayaran kompensasi yang besarnya sekitar 5 Juta Poundsterling atau sekitar 90 miliar Rupiah.

Tapi, kemungkinan ada solusi yang semula dirasa tidak mungkin terkait masalah itu. Kini, Juventus bersedia mengikhlaskan utang Chelsea kepada mereka yang sebesar 9 Juta Pounds (163 miliar Rupiah) dan semula harus dibayarkan untuk masa peminjaman Higuain selama enam bulan, jika the Blues mau melepas Sarri tanpa biaya kompensasi apapun. Demikian diungkapkan Gazzetta dello Sport, seperti yang dilansir Express.

Tak Beruntung di Inggris

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

The Blues memang belum membayar biaya peminjaman Higuain kepada Juve, yang kurang beruntung dalam masa peminjamannya di Stamford Bridge. Selama enam bulan bersama the Blues, pemain asal Argentina itu hanya mencetak lima gol dalam 18 penampilannya.

Higuain datang ke Stamford Bridge atas dasar permintaan Sarri, setelah keduanya sukses bekerja sama di Napoli tiga tahun lalu. Tapi, hingga saat ini, Chelsea tak berniat mengaktifkan opsi pembelian permanen Higuain yang sebesar 32 juta Pounds, karena lebih memercayai Olivier Giroud serta akan memanggil pulang dua pemain; Tammy Abraham dan Michy Batshuayi, dari klub-klub peminjam.

Sarri sempat melontarkan keinginannya untuk tinggalkan Chelsea dan ‘pulang kampung’, dalam sebuah wawancara antara pelatih Italia itu dengan majalah Vanity Fair.

Sarri Ngebet Mudik

“Bagi kami orang Italia, panggilan dari kampung halaman itu begitu kuat, saya merasakan ada sesuatu yang hilang,” ujar Sarri menyusul musimnya di Stamford Bridge yang penuh gonjang-ganjing walau ia berhasil membawa the Blues menjadi juara Liga Europa dan mengklaim posisi tiga di Liga Premier.

“Benar-benar musim yang berat. Saya memulainya dengan perasaan berat karena jauh dari rekan-rekan saya, dan orang tua yang sudah semakin tua tapi menjadi sangat jarang saya kunjungi,” tambahnya.

“Tapi di usia seperti saya, saya harus bisa tentukan pilihan secara profesional. Saya tidak akan bisa berlatih selama 20 tahun. Ini pekerjaan yang berat, di pinggir lapangan. Saat saya kembali ke rumah saya di Tuscany, saya merasa seperti orang asing. Saya hanya tidur (di sana) selama 30 malam dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Sarri.