Chelsea sebenarnya tidak perlu panik jika kehilangan striker pada bursa transfer musim panas. Di tengah spekulasi masa depan Liam Delap dan ketertarikan Manchester United serta Newcastle, The Blues sudah memiliki solusi internal senilai 32 juta pound atau sekitar Rp640 miliar dalam diri Nicolas Jackson.
Manajer baru Chelsea, Liam Rosenior, sejak awal menegaskan keinginannya memiliki tiga penyerang utama di Stamford Bridge musim ini. Saat ini ia memiliki Joao Pedro, Liam Delap, dan Marc Guiu sebagai opsi di lini depan. Namun situasi bisa berubah cepat.
Tekanan untuk Delap
Liam Delap didatangkan dari Ipswich Town musim panas lalu dengan biaya 30 juta pound. Namun performanya belum memenuhi ekspektasi. Striker berusia 23 tahun itu baru mencetak tiga gol dari 31 penampilan.
TEAMtalk melaporkan bahwa Manchester United, Newcastle United, dan Everton memantau situasinya jika Chelsea bersedia melepas sang pemain. Dalam laporan tersebut juga disebutkan Delap berada dalam tekanan untuk memperbaiki performa sebelum akhir musim, atau berisiko tersisih dari rencana klub.
Rosenior dikabarkan tidak ingin kehilangan Delap. Namun jika manajemen memutuskan menjualnya, pelatih berusia 40 tahun itu akan meminta pengganti yang sepadan. Masalahnya, mencari penyerang yang sudah terbukti di Premier League bukan perkara mudah.
Nicolas Jackson Bisa Jadi Jawaban
Dan pada akhirna nama Nicolas Jackson kembali mencuat. Striker asal Senegal itu sebenarnya sudah mencetak 24 gol di Liga Inggris bersama Chelsea. Namun posisinya meredup setelah dipinjamkan ke Bayern Munchen pada hari terakhir bursa transfer.
Klub Jerman tersebut memiliki kewajiban mempermanenkan Jackson, tetapi hanya jika syarat tertentu terpenuhi. Menurut laporan CFBayern, klausul itu aktif jika Jackson menjadi starter dalam 40 pertandingan di semua kompetisi. Hingga kini ia baru mencatat 15 starter, sehingga kemungkinan besar klausul tersebut tidak terpenuhi.
Laporan yang sama juga menyebutkan bahwa Jackson tidak memiliki masa depan di Bayern. Situasi ini justru membuka peluang bagi Rosenior.
Chelsea mengeluarkan 32 juta pound atau sekitar Rp640 miliar untuk memboyong Jackson dari Villarreal. Di usia 24 tahun, ia masih berada dalam fase perkembangan dan sudah menunjukkan kapasitasnya mencetak gol di kompetisi Inggris. Jika kembali ke Stamford Bridge, ia bisa menjadi alternatif nyata tanpa perlu belanja mahal.
Implikasi bagi Skuad Chelsea
Rosenior disebut terbuka untuk menilai ulang pemain yang sebelumnya tersisih. Ia bahkan telah melakukan pembicaraan pribadi dengan Raheem Sterling dan Axel Disasi sejak tiba di London Barat. Pendekatan ini menunjukkan bahwa status lama pemain tidak otomatis menentukan masa depan mereka.
Jika Delap benar-benar hengkang dan Jackson kembali tanpa dipermanenkan Bayern, Chelsea tidak hanya menghemat biaya transfer, tetapi juga mempertahankan keseimbangan komposisi lini depan. Dengan Joao Pedro dan Marc Guiu tetap tersedia, Rosenior tetap bisa memenuhi target memiliki tiga penyerang utama tanpa harus masuk ke pasar yang mahal dan kompetitif.
Situasi Jackson di Jerman memang terlihat sebagai kemunduran. Namun dalam konteks Chelsea, kondisi tersebut justru bisa menjadi awal baru. Bagi Rosenior, solusi mungkin sudah ada di dalam rumah sendiri.

