Chelsea Tak Akan Ubah Lagi Peran N’Golo Kante

Chelsea Tak Akan Ubah Lagi Peran N'Golo Kante

Gilabola.com – Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, kembali menegaskan N’Golo Kante akan terus mainkan peranan yang jauh lebih ke depan.

Saat Maurizio Sarri tiba di Stamford Bridge dari Napoli pada musim panas lalu, pelatih asal Italia itu membawa Jorginho, 26 tahun, dari klub lamanya. Sarri juga membuang formasi 3-4-3 yang diterapkan Antonio Conte, dan mengubahnya ke pola permainan 4-3-3.

Di bawah Conte, N’Golo Kante dikerahkan untuk menjadi gelandang bertahan yang berdiri di depan lini belakang Chelsea, terkait dengan kelincahan gelandang asal Prancis tersebut.

Posisi N’Golo Kante Berubah Setelah Jorginho Datang

Namun N’Golo Kante, 27 tahun, telah menemukan dirinya lebih jauh musim ini karena Jorginho menjadi pemain baru di depan empat bek.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Dengan semua kemampuan passing Jorginho, pemain asal Italia ini mendapat sorotan pada lemahnya pertahanan The Blues. Tapi, Maurizio Sarri tetap tak bersedia untuk mengembalikan N’Golo Kante sebagai gelandang bertahan di skuadnya.

Sejak pindah ke Inggris pada 2015, Kante terkenal sebagai gelandang bertahan terbaik, di mana ia telah buktikan kemampuannya ini bersama klub lamanya, Leicester City, dan juga Chelsea. Kante bahkan disebut-sebut sebagai titisan Patrick Vieira yang menyandang gelar sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik di Liga Premier sepanjang masa.

Tapi, bersama Sarri, Kante harus berlaga lebih ke depan dan menjadi gelandang pengangkut air, karena Sarri lebih suka turunkan Jorginho sebagai gelandang bertahan Chelsea musim ini.

Di Posisi Barunya, Kante Sukses Cetak Gol ke Gawang City

“Kami punya skuad untuk mainkan formasi sepakbola semacam ini – jika Anda membeli Jorginho dan punya Cesc Fabregas, maka saya pikir Anda harus bermain dengan pola 4-3-3. Jika Anda mainkan pola 4-3-3 dalam gaya sepakbola saya, maka gelandang tengah menjadi pemain yang sangat teknis. Jorginho sangat cepat dalam pikiran, dia bisa memainkan satu atau dua sentuhan. Fabregas juga sangat bagus secara teknis,” ujar Sarri.

“Saya pikir, dalam gaya sepakbola saya, Kante harus bermain (lebih jauh ke depan). Saya mengerti, seseorang mungkin pikirkan sesuatu yang berbeda, tapi jika Anda berpikir untuk mainkan sepakbola gaya saya, Anda harus bilang cara saya-lah yang benar,” ujarnya.

Pekan lalu, Chelsea berhasil kalahkan juara bertahan Liga Premier, Manchester City, yang akhirnya alami kekalahan pertama mereka musim ini setelah the Blues menang 2-0 di Stamford Bridge. Dalam laga ini, Kante menjadi pencetak gol pembuka kemenangan Chelsea.

Chelsea Diminta Tiru Motivasi Saat Bertemu City

Sebelum pertandingan tandang ke Brighton, Minggu (16/12) malam ini, Sarri mendesak timnya untuk meniru ‘motivasi dan tekad’ yang mereka tunjukkan terhadap City pekan lalu.

“Kami perlu mengonfirmasikan motivasi dan tekad kami, seperti yang kami tunjukkan di pertandingan terakhir. Kami butuh kualitas ini dengan kontinuitas, karena setiap pertandingan adalah tiga poin,” tegas Sarri.