Chelsea Tak Ingin Lepas Hakim Ziyech Walau Diminati Barcelona

Chelsea tak akan melepas Hakim Ziyech selama bursa transfer bulan Januari, karena Thomas Tuchel sudah temukan peran untuknya, walaupun Barcelona ingin meminjamnya.

Gilabola.com – Winger internasional Maroko tersebut harus berjuang ekstra keras untuk temukan permainan terbaiknya, sejak ia datang dari Ajax tahun lalu.

Belakangan ini santer diberitakan, Barcelona dan Borussia Dortmund tertarik untuk memberinya waktu bermain lebih banyak di kompetisi liga papan atas Eropa. Namun, menurut laporan The Telegraph, seperti yang dilansir The Sun, tak ada pembicaraan antara The Blues dan perwakilan Ziyech mengenai rencana kepergian sementaranya dari Stamford Bridge.

Terutama, karena Chelsea masih terlibat dalam lima kompetisi berbeda, di mana klub London Barat itu juga akan terbang ke Abu Dhabi di awal bulan Februari untuk ikuti Piala Dunia Antarklub.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Meski demikian muncul laporan, The Blues justru bersedia mendengarkan jika ada klub yang menawarkan kesepakatan pembelian permanen untuk pemain berusia 28 tahun tersebut.

Namun Thomas Tuchel menyatakan, Ziyech menjadi bagian dari rencananya di Stamford Bridge, terutama dengan cedera yang sampai saat ini masih dialami Romelu Lukaku, Timo Werner dan Christian Pulisic.

Satu-satunya gol kompetitif yang dibukukan Ziyech musim ini – dan yang ketujuh untuk Chelsea, terjadi saat The Blues menang 1-0 di kandang Malmo di pertandingan Liga Champions, 2 November.

Dia kemudian menjadi pemain pengganti yang tak diturunkan di laga melawan Burnley di ajang Liga Premier berikutnya, hingga menit bermainnya di Liga Premier musim ini tetap hanya 182 menit.

Usai kemenangan yang dibukukannya di Swedia, Ziyech segera menekankan pada suporter The Blues bahwa mereka belum melihat penampilan terbaiknya. Penyerang – yang kemungkinan tak akan membela Maroko di Piala Afrika pada awal tahun depan, karena tak lagi diandalkan tim nasionalnya itu, mengaku tak betul apa yang bisa dia lakukan untuk mencapai level tertinggi permainannya.

“Saya alami masa-masa sulit karena cedera dan harus temukan lagi ritme permainan saya. Saya tidak pernah bisa dapatkan lagi ritme tersebut, saya harus bekerja keras setiap hari untuk mencoba temukan ritme permainan saya lagi,” tandas pemain Chelsea yang jebolan akademi Heerenveen tersebut.

“Saya mencoba untuk menjadi pemain penting bagi tim ini lewat gol dan assist saya. Saya bekerja sangat keras, lebih sangat keras lagi, bahkan di saat segalanya berjalan tidak semestinya. Saya selalu berusaha yakin pada diri saya sendiri. Itulah sebabnya saya tetap percaya pada diri saya dan apa yang bisa saya lakukan di atas lapangan,” tambahnya.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO