Chelsea Tak Sepadan dengan Crystal Palace

Gilabola.com – Chelsea awali kompetisi 2021/22 dengan menggembirakan, saat mereka bertekad jadi penantang gelar Liga Premier musim ini. The Blues sukses kalahkan Crystal Palace, 3-0, Sabtu (14/8) malam.

Skuad asuhan Thomas Tuchel itu seakan abaikan rasa lelah mereka setelah bermain hingga babak adu penalti melawan Villarreal di Piala Super Eropa pada tengah pekan ini, yang menghasilkan trofi pertama bagi Tuchel musim ini. Malam ini, Cesar Azpilicueta dan kawan-kawan pun sukses kandaskan Palace yang diasuh pelatih baru, Patrick Vieira.

Di laga ini, Marcos Alonso dan Christian Pulisic membawa The Blues unggul 2-0 di babak pertama. Lalu, jebolan akademi Trevoh Chalobah yang sempat dipinjamkan ke sejumlah klub, berhasil menambah koleksi gol The Blues menjadi 3-0 di menit ke-58 – dan ini menjadi gol pertama dalam debutnya di Liga Premier.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Sementara, penampilan skuad Vieira di laga ini sangat mengecewakan. Manajer baru Palace tersebut bahkan tampak sangat frustrasi di pinggir lapangan, terutama saat Palace berhadapan dengan Chelsea – yang harus diakui, bermain lebih baik dibandingkan tim yang berusaha dibangun Vieira.

Dengan adanya sejumlah pemain yang hengkang dari Palace di musim panas ini, skuad Vieira tetap diperkuat beberapa nama yang cukup familiar. Di samping itu, turun pula mantan pemain muda The Blues, Marc Guehi, di jantung pertahanan Palace.

Dia punya banyak hal yang menjadikannya sebagai sasaran lini serang The Blues, yang bermain sangat bersemangat akhir pekan ini. Christian Pulisic sukses menyarangkan bola yang terlalu dekat dengan sang kiper, Vicente Guaita, Mateo Kovacic juga sempat mengancam gawang Palace lewat tembakan yag sayangnya masih melebar, belum lagi dengan ancaman yang dilontarkan Mason Mount.

Mount dan Pulisic menjadi dua pemain Chelsea yang menyebabkan banyak masalah bagi Palace, dan saat Tyrick Mitchell melanggar Mount hingga terjatuh, Palace harus membayar kesalahan ini dengan mahal. Tendang bebas Alonso langsung bersarang di gawang Guita yang tak berkutik menyaksikan tendangan melintir Alonso yang merobek gawangnya.

Diungkapkan Irish Examiner, kiper asal Spanyol itu kembali lakukan kesalahan, saat The Blues berhasil menggandakan skor mereka lima menit sebelum turun minum. Dia gagal amankan umpan silang rendah yang disodorkan Mount dan berusaha dimanfaatkan Timo Werner, namun Pulisic-lah yang berhasil menyarangkan bola rebound ke gawang Palace.

Werner harusnya bisa mencetak gol ketiga The Blues di laga perdana ini. Namun, tembakan first time yang dilakukannya usai menerima umpan silang Alonso hanya menyentuh samping gawang Palace. Alonson seakan bebas bergerak di sayap kiri, di mana Palace tak bisa membatasi laju pergerakan pemain Timnas Spanyol ini.

Palace nyaris tak berkutik, bahkan tak bisa lancarkan serangan di paruh pertama pertandingan itu. Apalagi untuk lancarkan upaya mencetak gol, Palace amat sangat kesulitan melakukannya. Wilfried Zaha dan kawan-kawan sangat butuh arahan Vieira di babak pertama.

Zaha kemudian berusaha bangkit di awal babak kedua, dan butuh dua intervensi luar biasa dari Antonio Rudiger untuk bisa memblokir tembakan menyudutnya, serta berusaha memanfaatkan bola rebound sebagai upaya keduanya. Tapi, tak lama setelah Vieira lakukan dua perubahan dalam upaya membuat terobosan lebih jauh, Chelsea malah mendapat kesempatan mencetak gol yang ketiga.

Bek muda berusia 22 tahun, Trevoh Chalobah, berhasil lancarkan tendangan dari luar kotak penalti yang walaupun sempat menyentuh tiang gawang, namun memantul masuk ke gawang Guaita dan membuat The Blues unggul 3-0 di menit ke-58.

Kemenangan ini sukses mengantar The Blues ke peringkat dua, tepat di bawah Manchester United, yang hanya unggul selisih gol. Sedangkan Palace, harus merasakan tenggelam ke posisi 19 di pekan pertama ini.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO