Chelsea Tuduh Antonio Conte Telah Merugikan Karena Usir Diego Costa

Chelsea Tuduh Antonio Conte Telah Merugikan Karena Usir Diego Costa

Gilabola.com –¬†Perselisihan Chelsea dan mantan pelatihnya, Antonio Conte, terus berlanjut. Kini the Blues menuduh Conte sudah bikin klub merugi karena mengusir Diego Costa.

Antonio Conte sendiri menuntut Chelsea agar membayar paket pesangonnya, yang kini telah ia ajukan ke panel arbitrase Liga Premier. Pertemuan itu kabarnya diadakan untuk pertama kalinya di lokasi rahasia di London pada Kamis (21/3) waktu setempat.

Antonio Conte yang masih memiliki sisa kontrak satu tahun saat ia didepak Chelsea, sudah ajukan tuntutannya pada Juli lalu. Tapi, tak ada pihak yang menyetujui pelunasannya.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Conte meminta the Blues bayarkan 9,5 juta Poundsterling terakhir dari kontraknya, dan ia minta dana tersebut dibayar penuh atau seluruh gajinya dibayarkan, sampai ia menemukan pekerjaan baru. Namun, sampai saat ini Conte belum kembali ke manajemen klub sejak ia meninggalkan Stamford Bridge.

Sikap Conte Tak Menyenangkan, Terutama Soal Costa

The Blues sendiri menuduh  Conte telah lakukan pelanggaran kontrak. Beberapa perilaku tak menyenangkan Conte, menjadi alasan klub London tersebut untuk tidak memberikan sisa gajinya secara penuh.

Salah satu masalah yang dipersoalkan the Blues kepada Conte, adalah keputusan pelatih asal Italia itu untuk mengusir striker andalan klub, Diego Costa, lewat pesan singkat. Saat itu, Conte mengatakan pada pemain Timnas Spanyol kelahiran Brasil tersebut, agar ia mencari klub baru karena ia tak masuk dalam rencana masa depannya.

Padahal, the Blues datangkan Costa dengan biaya transfer yang tidak sedikit. Keputusan untuk mendepak Costa pun tak pernah didiskusikan sebelumnya. Costa akhirnya berhasil menyelesaikan transfernya yang sebesar 57 juta Pounds ke Atletico Madrid 14 bulan lalu.

Kini, panel yang berisi tiga orang telah ditunjuk untuk dengarkan argumentasi dari kedua belah pihak. Namun, keputusannya belum akan diumumkan sampai pekan depan. Jika tidak ada pihak yang menerima keputusan panel dan tak setuju dengan tingkat kompensasi yang ditentukan, maka kasus tersebut dapat dibawa ke pengadilan tinggi.