Gilabola.com – Crystal Palace makin dekat dengan Jorgen Strand Larsen, sementara Leeds United bertahan soal harga. Rupanya ada drama Mateta dan kejutan transfer di akhir bursa transfer.
Ada sesuatu yang sedang dipersiapkan oleh Crystal Palace di balik layar. Dan ini bukan sekadar rumor. Bukan pula manuver biasa di bursa transfer.
Di saat klub-klub lain masih menimbang risiko, The Eagles justru bergerak cepat. Diam-diam, nama Jorgen Strand Larsen kini berada di pusat pusaran drama.
Crystal Palace Mulai Ngebut, Transfer Kunci di Ujung Deadline
Crystal Palace mulai menunjukkan keseriusannya di hari-hari terakhir bursa transfer.
Menurut laporan The Athletic, klub asal London Selatan itu sudah mendekati kesepakatan verbal dengan Wolverhampton Wanderers.
Tawaran yang mereka ajukan tidak main-main. Sebesar 45 juta Poundsterling atau sekitar Rp 922 miliar, ditambah bonus 5 juta Poundsterling atau sekitar Rp 102 miliar.
Total paketnya bisa menyentuh angka Rp 1,02 triliun. Angka yang menunjukkan: Palace benar-benar serius.
Jorgen Strand Larsen Jadi Jawaban atas Masa Depan Mateta
Perburuan Strand Larsen bukan tanpa alasan. Di Selhurst Park, masa depan Jean-Philippe Mateta sedang berada di persimpangan jalan.
Striker asal Prancis itu disebut ingin hengkang sebelum deadline transfer. Situasi ini memaksa Palace bergerak cepat.
Mereka sadar, kehilangan Mateta tanpa pengganti sepadan bisa jadi bencana. Maka, Strand Larsen masuk radar sebagai solusi utama.
Tapi apakah fans siap melepas Mateta demi wajah baru di lini depan?
Kesepakatan Tinggal Menunggu Waktu
Dalam beberapa hari terakhir, intensitas pembicaraan Palace dan Wolves meningkat drastis.
Formula 45 juta plus 5 juta bonus dianggap cukup untuk melunakkan sikap Wolves.
Sumber internal menyebut, kesepakatan lisan sudah semakin dekat. Tinggal menunggu tawaran tertulis resmi.
Jika tak ada hambatan, Strand Larsen bisa segera berstatus pemain The Eagles.
Harga Mateta Jadi Kunci Efek Domino Bursa Transfer
Datangnya Strand Larsen hampir pasti membuka pintu keluar bagi Mateta.
Crystal Palace mematok harga 40 juta Poundsterling atau sekitar Rp 819 miliar untuk sang striker.
Minat sebenarnya cukup besar. Nottingham Forest sudah mengajukan penawaran.
Sementara Aston Villa dan Juventus masih sebatas peminat tanpa langkah konkret.
Apakah Forest berani naikkan tawaran? Atau klub lain akan tiba-tiba masuk tikungan terakhir?
Leeds United Tetap Keras, Tak Mau Terjebak Harga Mahal
Di sisi lain, Leeds United memilih jalur berbeda. Mereka juga sempat membidik Strand Larsen. Namun, pendekatan mereka kandas.
Menurut Sky Sports, Leeds hanya bersedia membayar maksimal 40 juta Poundsterling atau sekitar Rp 819 miliar. Tidak lebih.
Elland Road menolak ikut perang harga. Sikap ini bukan tanpa alasan. Leeds saat ini punya setidaknya tiga opsi di posisi striker.
Artinya, mereka tidak dalam kondisi terdesak. Jika gagal dapat Strand Larsen, mereka siap move on.
Di fase ini, perburuan Strand Larsen bukan lagi soal siapa paling kaya. Ini soal siapa paling berani mengambil risiko.
Crystal Palace jelas memilih jalur agresif. Leeds United justru bermain aman. Dua filosofi berbeda bertemu dalam satu nama. Dan sementara itu, Wolves duduk santai menunggu siapa yang paling serius.
Opini Gilabola: Palace Sedang Bertaruh Besar demi Level Baru
Langkah Crystal Palace kali ini bukan manuver biasa. Ini sinyal bahwa mereka ingin naik level.
Menggelontorkan dana lebih dari Rp 1 triliun untuk satu striker menunjukkan perubahan mentalitas.
Dari sekadar bertahan di Premier League, menuju klub yang ingin bersaing di papan atas.
Namun, risikonya juga besar. Jika Strand Larsen gagal beradaptasi, tekanan akan langsung menghantam manajemen.
Kami juga menilai, situasi Mateta adalah faktor penentu. Jika penjualannya sukses, struktur keuangan Palace akan tetap sehat. Jika tidak, mereka bisa terjebak beban gaji dan ekspektasi.
Dalam jangka pendek, Palace memang terlihat unggul. Tapi dalam sepak bola, kemenangan di bursa transfer baru diuji saat bola mulai bergulir.

