
Gilabola.com – Laga antara Crystal Palace vs Fulham berakhir imbang 1-1 di Selhurst Park, dan Oliver Glasner mengakui timnya kini berada dalam “mode bertahan” sehingga tak bisa tampil di level terbaik.
Palace sempat berada di jalur kemenangan pertama di kandang sendiri dalam dua bulan terakhir setelah Jean-Philippe Mateta membawa tuan rumah unggul. Namun, keunggulan itu buyar di menit-menit akhir laga.
Mateta membuka skor lewat sundulan untuk membawa Palace unggul. Namun, Fulham mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-80 melalui Tom Cairney yang melepaskan tembakan jarak jauh dari sekitar 18 meter.
Di masa injury time, Palace nyaris kalah. Kiper Dean Henderson menjadi penyelamat setelah melakukan penyelamatan satu tangan yang krusial untuk menepis peluang Timothy Castagne, memastikan Palace tetap membawa pulang satu poin.
Glasner: Palace Tak Bisa Tampil Maksimal
Hasil imbang ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Palace menjadi enam laga beruntun. Glasner menekankan pentingnya menghargai setiap poin, terutama dengan kondisi fisik timnya saat ini.
Ia menyoroti padatnya jadwal yang dijalani Palace, yang sudah memainkan delapan pertandingan lebih banyak dibanding Fulham musim ini. Menurut Glasner, perbedaan waktu istirahat sangat terasa, termasuk jelang laga berikutnya melawan Newcastle, di mana Palace hanya punya dua hari pemulihan sementara lawan memiliki empat hari.
Glasner menegaskan ia tidak sedang mengeluh, melainkan menyampaikan realitas bahwa dalam kondisi seperti ini, Palace sulit tampil di level tertinggi.
Isu Brennan Johnson dan Keluhan Marco Silva
Glasner berpeluang mendapat tambahan tenaga dengan kedatangan Brennan Johnson dari Tottenham. Pemain timnas Wales itu tak masuk skuad Spurs pada laga Tahun Baru, setelah Tottenham menerima tawaran Palace senilai £35 juta (sekitar Rp700 miliar).
Meski begitu, Glasner menolak membahas detail transfer dan meminta agar semua pihak menghormati status kontrak sang pemain hingga kesepakatan benar-benar rampung.
Di sisi lain, pelatih Fulham Marco Silva mengungkapkan kekesalannya karena gol Mateta tercipta saat timnya bermain dengan 10 orang. Jorge Cuenca sempat dipaksa keluar lapangan oleh wasit Darren England akibat dugaan cedera kepala.
Silva menilai keputusan tersebut tak masuk akal karena Cuenca bisa bangkit dengan cepat, dan menurutnya laga seharusnya tetap berjalan 11 lawan 11.
Menurut kami, hasil Crystal Palace vs Fulham ini mencerminkan perjuangan kedua tim, dengan Palace yang masih berjuang menjaga konsistensi di tengah keterbatasan fisik, sementara Fulham harus puas membawa pulang satu poin dari London Selatan.
