Kemenangan 1-0 Manchester United atas tuan rumah pada laga Premier League, Senin malam waktu setempat, diwarnai insiden yang melibatkan Matheus Cunha dan James Garner. Penyerang asal Brasil itu langsung ditarik keluar setelah aksinya memancing konfrontasi di masa tambahan waktu.
Gol semata wayang pada pertandingan tersebut memastikan tiga poin bagi Setan Merah, tetapi momen yang paling menyita perhatian terjadi beberapa detik sebelum peluit akhir dibunyikan.
Provokasi di Masa Tambahan Waktu
Insiden bermula ketika Matheus Cunha berusaha melindungi bola agar keluar lapangan untuk menghasilkan tendangan gawang bagi timnya. Ia menahan tekanan James Garner di sisi lapangan saat waktu sudah memasuki tambahan.
Setelah bola keluar, Cunha merayakan keberhasilan kecil itu tepat di depan wajah gelandang The Toffees tersebut. Tindakan itu memicu reaksi keras dari pemain tuan rumah.
James Tarkowski sempat berusaha menghampiri Cunha sebelum ditahan bek Manchester United, Luke Shaw. Situasi sempat memanas dan nyaris berubah menjadi keributan massal antarpemain.
Menariknya, wasit Darren England tidak memberikan kartu kuning kepada Cunha. Alih-alih menerima sanksi, ia justru langsung digantikan oleh pelatih sementara Michael Carrick dan posisinya diisi Ayden Heaven untuk sisa waktu pertandingan.
Belum ada kepastian apakah pergantian itu memang sudah direncanakan sebelumnya atau merupakan respons langsung atas insiden tersebut.
Sepanjang musim Premier League ini, Cunha baru sekali menerima kartu kuning. Teguran itu didapat dalam kemenangan 1-0 lainnya melawan Newcastle United pada Boxing Day.
Sejak direkrut dari Wolves pada bursa transfer musim panas, Cunha telah mencetak enam gol dan menyumbang dua assist dalam 24 penampilan liga. Di antara rekrutan anyar musim panas, hanya Bryan Mbeumo dan Benjamin Sesko yang mencetak gol lebih banyak darinya di kompetisi domestik musim ini.
Manchester United Perpanjang Trend Positif
Terlepas dari insiden tersebut, kemenangan ini memperpanjang tren positif Manchester United di bawah arahan Michael Carrick. Setan Merah tetap tak terkalahkan sejak Carrick kembali menangani tim bulan lalu.
Tambahan tiga poin membuat mereka kembali masuk empat besar, menggeser Chelsea dari posisi tersebut. Jarak dengan peringkat ketiga Aston Villa kini hanya tersisa tiga poin.
Sejak pergantian pelatih sementara itu, Manchester United hanya kehilangan dua poin dari enam pertandingan Premier League. Gol Benjamin Sesko pada babak kedua dalam laga ini juga memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di liga menjadi 10 pertandingan, rangkaian yang sudah dimulai sejak era Ruben Amorim.
Catatan tersebut menjadi rekor terpanjang tanpa kekalahan bagi klub sejak 14 pertandingan beruntun di bawah Ole Gunnar Solskjaer pada 2021.
Carrick berikutnya akan memimpin tim saat menjamu Crystal Palace pada Minggu. Dengan posisi kembali di zona Liga Champions dan momentum yang terjaga, fokus utama kini adalah memastikan stabilitas tetap terjaga, termasuk menghindari insiden yang berpotensi merugikan tim di momen krusial seperti yang melibatkan Cunha.

