
Gilabola.com – Matheus Cunha dibuat bingung dengan dianulirnya gol yang dicetaknya selama laga imbang Manchester United di kandang Leeds United saat Benjamin Sesko dianggap mengganggu proses terjadinya gol.
Duel dua musuh bebuyutan lama itu berakhir tanpa gol di babak pertama, tapi seharusnya tim tamu sudah bisa turun minum dengan keunggulan satu gol seandainya gol yang dicetak Cunha tidak dianulir.
Saat itu, penyerang Brasil itu bahkan sudah merayakan golnya ketika dia menuntaskan umpan dari Casemiro dengan tendangan voli yang menghujam jala gawang tuan rumah yang dikawal Lucas Perri.
Sayangnya hakim garis kemudian mengangkat bendera karena menganggap Benjamin Sesko mengganggu dalam proses terjadinya gol dari posisi offside, sehingga gol akhirnya harus dianulir.
Keputusan itu sontak membuat par pemain Manchester United kebingungan. Cunha juga merasa heran karena menurutnya Sesko tidak menyentuh bola dan Casemiro yang menjadi pemberi umpan. Tapi tetap saja, gol tetap dianulir dan pertandingan berjalan lagi.
Di babak kedua, di tengah dominasi United yang terus berusaha menyerang pertahanan tuan rumah, Leeds United justru berhasil memecah kebuntuan lebih dulu melalui penyelesaian Aaronson.
Begitu tertinggal, Ruben Amorim langsung dengan cepat melakukan perubahan, memasukkan Joshua Zirkzee dan Leny Yoro untuk menambah daya gedor dan mencetak gol balasan.
Keputusan itu terbukti berhasil saat Zirkzee melepaskan umpan terobosan cerdik menuju Cunha, yang dengan tenang mencocor bola melewati Perri untuk menyamakan skor menjadi 1-1.
Usai pertandingan, Cunha memberikan pujian kepada Zirkzee, mengakui bahwa kontribusinya sangat penting. Dia menyebut Zirkzee punya kualitas, meski situasinya di klub sedang kurang ideal.
Penyerang asal Brasil itu juga menilai hasil imbang melawan Leeds ini tetap penting. Dia mengatakan para pemain sangat ingin memenangkan pertandingan, apalagi setelah sebelumnya hanya bermain imbang melawan Wolves di Old Trafford.
Cunha menambahkan bahwa United datang ke Elland Road dengan meraih tiga poin pemnuh demi menjaga peluang tembus empat besar. Hasil imbang memang tidak ideal, tapi setidaknya tim menunjukkan mental untuk bangkit setelah tertinggal.
Di akhir wawancaranya, mantan bomber Atletico Madrid dan Wolves itu mengatakan bahwa tim sedang berusaha menjaga rasa percaya diri di tengah badai cedera. Beberapa pemain penting masih absen, tapi dia merasa karakter skuad tetap kuat.
Pendapat Kami
Gol Matheus Cunha yang dianulir memang cukup mengesalkan, tapi itulah sepak bola. Para pemain Manchester United harus berhenti mengingatnya dan fokus pada peningkatan kinerja dan meraih hasil yang lebih baik di pertandingan selanjutnya.
