
Max Dowman kembali mencuri perhatian setelah mencetak dua gol untuk Arsenal dalam kemenangan Carabao Cup atas Ipswich Town. Di usia baru 16 tahun, gelandang muda itu sudah memiliki nilai pasar sekitar Rp565,4 miliar menurut valuasi Transfermarkt.
Pada hari yang sama, Manchester United menghadapi situasi berbeda setelah JJ Gabriel, 15 tahun, mengungkapkan keinginannya untuk meninggalkan klub dan meminta pembatalan registrasinya demi mendapatkan kesempatan bermain di level tim utama.
Dua cerita tersebut memperlihatkan betapa cepatnya pemain muda mulai mengetuk pintu tim senior Premier League. Data Transfermarkt juga memberikan gambaran menarik tentang klub mana yang memiliki kumpulan pemain remaja dengan nilai tertinggi.
Manchester City dan Chelsea Memimpin, Arsenal Posisi Ketiga
Manchester City berada di urutan teratas dengan total nilai pemain remaja mencapai sekitar Rp2,70 triliun dari sembilan pemain.
Chelsea menyusul dengan Rp2,66 triliun dari 12 pemain, sedangkan Arsenal berada di posisi ketiga dengan Rp2,25 triliun dari 10 pemain.
Brighton menempati posisi keempat dengan Rp2,22 triliun. Klub tersebut memang dikenal dalam sumber ini karena kemampuannya menemukan pemain muda dengan potensi tinggi di pasar transfer.
Liverpool berada di urutan kelima dengan nilai sekitar Rp1,41 triliun dari tujuh pemain. Manchester United hanya berada di posisi keenam dengan Rp1,06 triliun dari 11 pemain.
Yang cukup mencolok, Hull City berada di peringkat ketujuh dengan Rp627 miliar dari hanya empat pemain. Fulham kemudian mencatat Rp528 miliar, disusul Tottenham dengan Rp508,2 miliar.
Berikut daftar lengkap klub Premier League berdasarkan total nilai pemain remaja menurut Transfermarkt:
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan anda!
| Klub | Remaja dengan Nilai | Total Nilai Remaja |
|---|---|---|
| Manchester City | 9 | Rp2,70 triliun |
| Chelsea | 12 | Rp2,66 triliun |
| Arsenal | 10 | Rp2,25 triliun |
| Brighton | 8 | Rp2,22 triliun |
| Liverpool | 7 | Rp1,41 triliun |
| Manchester United | 11 | Rp1,06 triliun |
| Aston Villa | 9 | Rp895,4 miliar |
| Hull | 4 | Rp627 miliar |
| Fulham | 2 | Rp528 miliar |
| Tottenham Hotspur | 4 | Rp508,2 miliar |
| Sunderland | 5 | Rp492,8 miliar |
| Bournemouth | 3 | Rp404,8 miliar |
| Coventry | 1 | Rp338,8 miliar |
| Everton | 3 | Rp231 miliar |
| Newcastle United | 7 | Rp217,8 miliar |
| Brentford | 2 | Rp217,8 miliar |
| Crystal Palace | 3 | Rp151,8 miliar |
| Leeds United | 3 | Rp19,3 miliar |
| Nottingham Forest | 2 | Rp6,6 miliar |
Ipswich Town berada di posisi terbawah karena tidak memiliki pemain remaja yang diberi valuasi oleh Transfermarkt. Newcastle United dan Everton juga berada di kelompok bawah, masing-masing dengan total nilai sekitar Rp217,8 miliar dan Rp231 miliar.
Di antara klub tradisional big six, Tottenham Hotspur memiliki total nilai remaja paling rendah, yakni sekitar Rp508,2 miliar.
Estêvão dan Bouaddi Jadi Bintang Muda Termahal
Estêvão dari Chelsea dan Ayyoub Bouaddi dari Manchester City sama-sama memiliki valuasi sekitar Rp1,51 triliun, menjadikan keduanya pemain remaja dengan nilai tertinggi dalam data Transfermarkt yang diberikan.
Bouaddi bahkan menyumbang lebih dari separuh total nilai pemain remaja Manchester City. Gelandang berusia 18 tahun itu bergabung dari Lille pada Agustus.
Luka Vuskovic berada di posisi berikutnya dengan valuasi sekitar Rp1,13 triliun. Bek tengah tersebut bergabung dengan Brighton dari Tottenham pada musim panas dengan nilai transfer Rp1,10 triliun menurut sumber.
Arsenal memiliki tiga pemain dalam 10 besar. Myles Lewis-Skelly dihargai sekitar Rp849,2 miliar, Ethan Nwaneri Rp660 miliar, sedangkan Max Dowman Rp565,4 miliar.
Daftar Bintang Muda Dengan Valuasi Termahal:
| Pemain | Klub | Usia | Nilai |
|---|---|---|---|
| Estêvão | Chelsea | 19 | Rp1,51 triliun |
| Ayyoub Bouaddi | Manchester City | 18 | Rp1,51 triliun |
| Luka Vuskovic | Brighton | 19 | Rp1,13 triliun |
| Myles Lewis-Skelly | Arsenal | 19 | Rp849,2 miliar |
| Geovany Quenda | Chelsea | 19 | Rp792 miliar |
| Ethan Nwaneri | Arsenal | 19 | Rp660 miliar |
| Max Dowman | Arsenal | 16 | Rp565,4 miliar |
| Ibrahim Mbaye | Aston Villa | 18 | Rp565,4 miliar |
| Rio Ngumoha | Liverpool | 18 | Rp565,4 miliar |
| Ayden Heaven | Manchester United | 19 | Rp565,4 miliar |
Dowman menjadi pemain berusia 16 tahun satu-satunya di Premier League yang memiliki valuasi Transfermarkt dalam data tersebut. Ia sebelumnya mencatat sejarah sebagai pencetak gol termuda Premier League pada usia 16 tahun 73 hari.
Liverpool juga memiliki Rio Ngumoha di jajaran 10 besar, sementara Manchester United mengandalkan Ayden Heaven dan Aston Villa memiliki Ibrahim Mbaye.
Lima pemain remaja lain yang memiliki valuasi di atas Rp440 miliar adalah Charalampos Kostoulas dari Brighton, Josh King dari Fulham, Christos Mouzakitis dari Hull, Giovanni Leoni dari Liverpool dan Chris Rigg dari Sunderland.
Arsenal menonjol lewat produk akademi
Ada perbedaan menarik dalam komposisi nilai tersebut. Manchester City dan Chelsea mendapat kontribusi besar dari pemain yang didatangkan dengan biaya tinggi, terutama Bouaddi dari Lille dan Estêvão dari Palmeiras.
Arsenal justru memiliki sejumlah pemain bernilai tinggi yang berasal dari akademi Hale End. Lewis-Skelly, Dowman dan Nwaneri semuanya merupakan lulusan sistem pembinaan klub tersebut.
Arsenal juga memiliki bek berusia 17 tahun, Marli Salmon. Ia ikut tampil impresif ketika menghadapi Ipswich dan memiliki valuasi sekitar Rp94,6 miliar.
Nilai tersebut menempatkannya sebagai pemain berusia 17 tahun dengan valuasi tertinggi ketiga di Premier League dalam data yang diberikan. Dua pemain di atasnya adalah Jeremy Monga dari Manchester City dan Brian Madjo dari Aston Villa, yang sama-sama didatangkan dari klub lain pada musim panas.
Di antara 20 pemain remaja paling bernilai, pemain yang tumbuh dari akademi klubnya sendiri selain tiga nama Arsenal tadi adalah Josh King di Fulham, Chris Rigg di Sunderland dan Mikey Moore milik Tottenham yang sedang dipinjamkan ke Koln.
Ayden Heaven juga merupakan lulusan Hale End sebelum bergabung dengan Manchester United dari Arsenal pada tahun lalu.
Merson minta Dowman dan Gabriel bersabar
Paul Merson menilai perkembangan pemain muda seperti Dowman membutuhkan kesabaran. Mantan pemain tersebut secara khusus menyoroti situasi Dowman dan JJ Gabriel.
Tentang Dowman, Merson mengatakan pemain 16 tahun itu mampu melewati lawan dengan sangat mudah. Ia juga memuji gol pertama sang pemain saat menghadapi Ipswich.
“Dia melewati para pemain seperti mereka tidak ada, seolah-olah dia sedang bermain di kelompok usianya sendiri,” kata Merson tentang Dowman.
Merson kemudian mengingatkan bahwa Dowman berada di klub yang memiliki kondisi ideal untuk perkembangan kariernya, sehingga tidak perlu terburu-buru menuntut tempat reguler di tim utama.
“Dia talenta yang luar biasa. Anak ini juga bisa bermain. Masalahnya sekarang ada pada anak itu dan mungkin juga agen serta keluarganya,” ujar Merson ketika membahas Gabriel.
Menurut Merson, kehadiran pemain muda seperti Dowman dan Rio Ngumoha yang mendapatkan kesempatan bermain bisa membuat Gabriel merasa seharusnya mendapat peluang serupa di Manchester United.
“Ini masalah yang akan Anda hadapi dengan anak-anak zaman sekarang. Mereka sangat berbakat sehingga ingin langsung bermain. Ketika saya masih bermain, hal seperti itu tidak pernah terpikirkan pada usia 16 tahun.”
