Dani Alves Menyesal Pindah ke Juventus

Dani Alves - PSG
Dani Alves - PSG

Full-back Paris Saint-Germain Dani Alves mengatakan dia menyesal bergabung dengan juara Italia Juventus selama semusim lalu. Ia mengakui bahwa kepindahan tersebut merugikannya.

Dani Alves mengakhiri karirnya yang cemerlang dengan klub raksasa Spanyol, Barcelona, untuk menandatangani kontrak dengan Juventus di awal musim 2016-17, di mana bek veteran tersebut memenangkan gelar Serie A.

Namun, pemain asal Brasil itu hanya menghabiskan satu musim di Turin sebelum ia memutuskan hengkang dari Si Nyonya Tua untuk bergabung dengan PSG.

Pemain berusia 34 tahun itu menolak Pep Guardiola dan Manchester City untuk memilih bergabung dengan PSG di Paris pada musim ini.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Ini adalah kombinasi dari beberapa faktor. Saya memiliki banyak teman di PSG, pasangan saya pernah tinggal di Paris dan dia sangat memuja kota tersebut, dan klub tersebut memiliki ambisi yang besar untuk berkembang dan menjadi lebih besar,” kata Alves.

“Tentu, saya terhipnotis oleh gagasan untuk bekerja sama dengan Pep Guardiola sekali lagi. Saya tergoda dengan itu dan tidak melihat pilihan lain yang tersedia untuk saya.”

“Saya sudah mengambil keputusan untuk bergabung dengan Juventus tanpa melihat-lihat dulu dan itu telah melukai beberapa orang yang dekat dengan saya.”

“Tidak mudah menemukan penerbangan dari Turin dan bertemu anak-anak saya di Barcelona. Bagi pasangan saya, juga lebih sulit mencari pekerjaan. Dia tidak banyak mendapatkan kesempatan kerja di Turin.”

“Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan, dan mereka mengantarkan saya ke PSG. Guardiola adalah alasan utama, di atas segalanya. Saya sedang mempertimbangkan untuk bermain untuk Manchester City.”

“Pada akhirnya, ada kesempatan untuk bergabung dengan beberapa teman dekat saya di PSG, di kota yang luar biasa dan di klub yang memiliki potensi besar. Saya tahu saya dapat membantu menambahkan beberapa hal positif ke klub ini.”

“Lebih masuk akal bagi saya untuk memilih Paris ketimbang Manchester pada saat itu, tapi saya tidak menyembunyikan kekaguman saya pada Pep dan keinginan saya untuk bermain di Liga Primer di masa depan.”