David De Gea Sombongkan Diri: Saya Tak Terkalahkan

Kiper klub Liga Inggris Manchester United, David de Gea, kini mulai sedikit besar kepala dengan merasa tak terkalahkan.
Kiper klub Liga Inggris Manchester United, David de Gea, kini mulai sedikit besar kepala dengan merasa tak terkalahkan.

Kiper Manchester United David de Gea mengatakan, ia merasa dirinya tak terkalahkan saat menang atas Arsenal 3-1 di laga Liga Inggris, Minggu (3/12) dini hari WIB.

Penjaga gawang asal Spanyol, David de Gea membuat 14 penyelamatan luar biasa dalam pertandingan di mana Arsenal telah melepaskan 33 tembakan ke arah gawang Setan Merah.

De Gea membuat dua penyelamatan fantastis di babak kedua, saat mana ia berhasil menghentikan tembakan jarak dekat Alexis Sanchez setelah menggagalkan upaya dari Alexandre Lacazette.

Ini adalah penampilan yang luar biasa dan Manchester United memperoleh dorongan moral saat mereka bersiap menyambut Manchester City ke Old Trafford minggu depan tanpa kehadiran Paul Pogba.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

“Kadang-kadang, Anda hanya memulai pertandingan dengan melakukan penyelamatan yang sangat bagus, dengan perasaan yang bagus, Anda merasa bahwa Anda tak terkalahkan,” kata De Gea kepada MUTV.

“Tapi kami memulai permainan dengan sangat baik, kami mencetak dua gol penting dan memang benar kami kehilangan sedikit kendali permainan, tapi itu adalah penampilan yang bagus.”

Pogba diusir keluar lapangan pada menit ke-74 dalam pertandingan melawan Arsenal setelah ia tampaknya secara tidak sengaja menginjak kaki Hector Bellerin.

The Red Devils sangat marah dengan keputusan tersebut dan Pogba bahkan secara sarkastik bertepuk tangan kepada wasit Andre Marriner saat ia berjalan keluar lapangan.

Pogba akan absen pada laga sangat penting melawan pemimpin klasemen Premier League, Manchester City, di Old Trafford pada hari Minggu (10/12).

Tapi, De Gea yakin The Red Devils sudah bermain lebih baik di laga Arsenal, bahkan tanpa Pogba di atas lapangan.

“Kami mungkin bertahan lebih baik setelah Paul diusir dari lapangan,” katanya.

“Kami bertahan dengan baik, saya tidak berpikir mereka (Arsenal) menciptakan banyak peluang setelah itu, jadi tiga poin tinggal bersama kami.”

“Ini adalah kinerja cemerlang dari tim, secara defensif dan serangan balik kami telah mematikan mereka, jadi kami sangat senang dengan tiga poin ini.”

Tiga larangan bermain Pogba kemungkinan bisa bertambah setelah FA akan mengambil keputusan soal tepuk tangan sarkastiknya kepada wasit.