David Luiz: Berat Tinggalkan Chelsea, Apalagi Sempat Diminta Kembali

David Luiz: Berat Tinggalkan Chelsea, Apalagi Sempat Diminta Kembali

Gilabola.com – David Luiz akhirnya buka mulut bagaimana sakit dan penuh emosionalnya ia saat harus tinggalkan Chelsea dan gabung klub rival, Arsenal, musim panas lalu.

Bek asal Brasil ini mengakhiri periode kedua karirnya di Stamford Bridge pada Agustus lalu, dan gabung The Gunners dengan ongkos hanya 8 juta Poundsterling atau sekitar 138 miliar Rupiah.

Luiz, seperti yang juga ia buktikan di Arsenal, menjadi sosok yang populer di kalangan staf di markas Chelsea. Kini, ia buka kartu dan blak-blakan mengungkapkan, betapa sulitnya ia mengucapkan selamat tinggal pada seluruh pemain dan staf pelatih di Stamford Bridge.

Bek tengah itu juga menjelaskan, bagaimana staf the Blues mengirim pesan kepadanya agar dia kembali ke Stamford Bridge. Apalagi, Luis akui butuh waktu baginya untuk benar-benar klop dan merasa kerasan menetap di Arsenal.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

“Saya jujur saja pada Anda, tiga hari atau sepekan pertama sangat tidak mudah bagi saua untuk memahami semua emosi atau perasaan saya. Karena, semua orang tahu sejarah saya bersama Chelsea,” ujar Luiz kepada OTRO, seperti dilansir Standard Sport.

“Saya akrab dengan semua orang di Chelsea. Hubungan kami sangat dekat dan selalu dekat, sehingga saya merasa kehilangan semuanya. Dalam banyak pesan teks yang saya terima, mereka sering bilang, ‘Kembalilah, kembali, kembali, kembali, kami di sini tetap ada untuk kamu’,” tambah David Luiz.

“Misalnya saja, ada seorang laki-laki di sana, yang sudah berusia 75 tahun. Suatu hari dia sarapan bareng dengan saya, saat dia mendapat kesempatan untuk bertemu saya. Setelah saya pindah, dia sempat mengirimi saya pesan, bunyinya tidak jauh berbeda, ‘saya masih menunggu kamu di sini untuk sarapan bareng lagi,” ungkapnya.

“Hal-hal semacam itu, sangat sulit saya lupakan, karena saya ini seseorang yang memandang ketulusan hati sebagai sesuatu yang paling penting,” tandas Luiz yang juga tengah mengkarantina dirinya sendiri akibat merebaknya pandemi coronavirus.

“Tapi kemudian, setelah itu, secara profesional, saya berkata, ‘ini momen baru bagi Anda. Ini hal besar yang harus Anda lakukan. Mungkin jika Anda tinggal di zona nyaman, itu tidak akan menjadi hal terbaik untuk Anda?. Jika Anda melihat sejarah hidup saya, saya tidak pernah ingin tinggal di zona nyaman,” tegas pemain berusia 32 tahun itu.

“Itu keputusan utama. (Arsenal) klub besar. Saya ingin membuat klub ini lebih baik dan bersinar lagi. Hari-hari pertama itu memang sulit, tapi setelah itu saya mulai bisa beradaptasi. Sekarang saya sangat senang dan saya ingin melakukan hal-hal besar, terus berkembang bersama Arsenal,” tandas David Luiz.