David Silva Bukukan Penampilan ke-400 di Manchester City

David Silva Bukukan Penampilan ke-400 di Manchester City

Gilabola.com – David Silva torehkan karir luar biasa di Manchester City. Bintang asal Spanyol ini bukukan penampilannya yang ke-400 saat bermain di laga kontra Bournemouth, Minggu (25/8) malam.

Silva pun muncul sebagai pemain ke-14 yang membuat 400 penampilan kompetitif untuk the Citizens, saat jawara Liga Premier itu menang 3-1 atas Bournemouth malam ini.

Pemain terakhir yang mencapai tonggak sejarah tersebut di City, adalah mantan kapten tim, Paul Power, yang menghabiskan 11 tahun karirnya di Maine Road. Sayangnya, ia belum pernah membawa City memenangkan trofi selama waktunya di klub tersebut.

Kini, jaman telah berubah, dan Silva yang telah mengonfirmasikan bahwa musim ini akan menjadi musim terakhirnya bersama Manchester City, sukses membawa City menjadi tim yang paling dominan di sepakbola Inggris.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Menurut data Opta yang dilansir AS, pemain berusia 33 tahun yang selalu tampil berkelas ini telah berada di garis depan transformasi klub, dari klub ‘tetangga yang berisik’ menjadi lokomotif Liga Premier.

Bakal Jadi Pemain Sepanjang Masa City

Bisa dibayangkan, David Silva akan mundur tahun depan setidaknya menjadi pemain ke-8 dalam daftar pemain sepanjang masa City, meskipun untuk itu dia harus selalu bermain di skuad Pep Guardiola pada musim 2019/20 ini.

Mike Summerbee yang terkenal, saat ini menempati posisi tersebut dengan 452 pertandingan. Ini berarti, Silva bahkan harus melampaui 50 pertandingan yang dibelanya musim lalu.

Yang memisahkan keduanya adalah Sam Cowan (407), Ernie Toseland (411), Neil Young (415), Willie Donachie (436) dan Power yang berada di posisi kesembilan dengan 445 penampilan.

Silva tidak pernah tampil lebih banyak dari 53 pertandingan dalam satu musim untuk City, sejak ia bergabung dari Valencia, meskipun mantan pemain Atletico Madrid itu mencatatkan lebih banyak menit bermain, yakni 3.880 menit, pada musim berikutnya.

Saat saat itulah, di musim 2011/12 yang penuh sejarah, ia benar-benar muncul sebagai pemain favorit masa depan.¬†“Saya sangat senang dia datang pada kami, karena saya pikir dia bisa memberi dampak besar bagi Manchester City,” ujar manajer City saat itu, Roberto Mancini, ketika berhasil mengamankan tanda tangan Silva di tahun 2010.

Ikut Tentukan Kesuksesan City

Setelah finis di posisi ketiga di musim pertamanya membela Etihad, David Silva dan bintang inti lainnya – termasuk Sergio Aguero, Yaya Toure dan Vincent Kompany, mendorong terbentuknya skuad mahal yang memberi sukses besar pada the Citizens.

Silva juga dinilai sebagai pemain yang sangat penting dalam membantu mewujudkan impian City menjadi juara Liga Premier. Kontribusinya di semua kompetisi ketika itu berupa delapan gol, 19 assist dan kemenangan penting selama 49 penampilannya untuk City.

Selain itu, pemain yang kantongi 125 caps bagi Timnas Spanyol juga mengukir musim terbaiknya untuk klub dalam hal keterlibatan gol, bahkan menyumbangkan keunggulan yang tak tertandingi di era Guardiola.

Silva saat ini telah menambah tiga gelar Liga Premier untuk Manchester City, sejak ia kandaskan Manchester United tujuh tahun lalu.¬†Selain trofi, pemain yang digambarkan Guardiola sebagai ‘bintang Eropa’ itupun akan dikenang di City karena keahliannya dalam menguasai bola, dan kemampuannya untuk mendapatkan yang terbaik dari rekan satu timnya.

Tidak ada yang mendekati jumlah assist yang dibukukan Silva di Liga Premier, yakni 83 assist, yang sudah dikoleksi Silva sejak ia datang di awal musim 2010/11 lalu. Silva juga tak terkalahkan dalam tingkat peluang yang berhasil diciptakannya, yakni sebanyak 745 peluang. Angka-angka itu dipastikan akan terus membengkak hingga akhir musim ini, ketika dia akan benar-benar mengucapkan selama tinggal.