Deadline Day Transfer Premier League Paling Sepi, Hanya Tujuh Transfer Terjadi!

Bursa transfer musim dingin Premier League menjadi yang paling aneh, setelah Crystal Palace, Wolves, Sunderland, dan Liverpool terlibat dalam salah satu deadline day paling sepi sepanjang sejarah, dengan hanya tujuh pemain yang resmi berpindah klub hingga penutupan jendela transfer.

Situasi ini terasa tidak biasa bagi kompetisi sebesar Premier League, yang biasanya dipenuhi aktivitas transfer di menit-menit terakhir. Namun, pada Senin malam waktu Inggris, hampir tidak ada pengumuman resmi hingga jendela transfer benar-benar ditutup.

Pengumuman Datang Setelah Tenggat Waktu

Fakta menarik muncul ketika tidak satu pun transfer diumumkan sebelum pukul 19.00 GMT, waktu resmi penutupan bursa. Pengumuman pertama justru muncul pada pukul 19.04 GMT, atau empat menit setelah tenggat waktu.

Saat itu, Crystal Palace mengonfirmasi kedatangan penyerang Jorgen Strand Larsen dari Wolves. Transfer ini bernilai hingga 48 juta poundsterling, atau sekitar Rp960 miliar, menjadikannya salah satu transaksi terbesar pada hari terakhir bursa.

Dalam aturan Premier League, klub masih diperbolehkan menyelesaikan transfer hingga dua jam setelah deadline, asalkan mereka telah mengirimkan dokumen kesepakatan sebelum pukul 19.00. Aturan ini memberi waktu tambahan untuk menyelesaikan administrasi.

Deretan Transfer yang Terjadi di Menit Akhir

Selain kepindahan Strand Larsen, lima transfer lain juga dikonfirmasi setelah batas waktu resmi berakhir.

Sunderland merekrut winger asal Ekuador, Nilson Angulo, dari Anderlecht dengan nilai transfer sebesar 17,5 juta poundsterling atau sekitar Rp350 miliar.

Sementara itu, Wolves mendatangkan gelandang Angel Gomes dari Marseille dengan status pinjaman. Klub tersebut juga langsung mencari pengganti Strand Larsen dengan merekrut Adam Armstrong, yang juga berasal dari Wolves, dengan nilai transfer sekitar 7 juta poundsterling atau setara Rp140 miliar.

Serangkaian transaksi ini membuat total pengeluaran klub-klub Premier League selama bursa transfer musim dingin menembus angka lebih dari 390 juta poundsterling, atau sekitar Rp7,8 triliun.

Meski jumlah transfer tergolong sedikit, nilai total belanja tetap menunjukkan kekuatan finansial kompetisi tertinggi di Inggris tersebut.

Liverpool Tunda Transfer Hingga Musim Panas

Di sisi lain, Liverpool juga sempat menyepakati satu transfer pada hari terakhir bursa. Klub asal Merseyside itu mencapai kesepakatan untuk merekrut bek Jeremy Jacquet dari Rennes.

Namun, kesepakatan tersebut tidak langsung direalisasikan. Pembayaran biaya transfer sebesar 60 juta poundsterling, atau sekitar Rp1,2 triliun, baru akan dilakukan pada bursa transfer musim panas mendatang. Artinya, Jacquet baru akan resmi bergabung dengan Liverpool pada akhir musim ini.

Keputusan tersebut menunjukkan bahwa beberapa klub memilih pendekatan jangka panjang dibandingkan melakukan pembelian tergesa-gesa di menit akhir.

Tren Baru di Bursa Transfer?

Minimnya aktivitas pada deadline day musim dingin ini menimbulkan pertanyaan baru. Banyak klub tampaknya lebih berhati-hati dalam mengeluarkan dana besar, serta lebih fokus pada perencanaan jangka panjang.

Alih-alih berburu pemain secara panik, mayoritas klub memilih mempertahankan skuad yang sudah ada hingga akhir musim. Strategi ini bisa menjadi tren baru dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat dan biaya transfer yang terus meningkat.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!