Gilabola.com – Manchester United semakin dekat mengamankan tiket Liga Champions musim depan setelah meraih kemenangan penting 2-1 atas Brentford di Old Trafford pada Selasa dini hari WIB.
Gol dari Casemiro dan Benjamin Sesko memastikan tiga poin bagi Setan Merah. Meski begitu, gol telat Mathias Jensen membuat akhir pertandingan menjadi menegangkan bagi tuan rumah. Hasil ini membuat mereka unggul 11 poin dari posisi keenam dengan empat laga tersisa di ajang Premier League.
Walau meraih kemenangan, lini belakang tim tuan rumah terlihat tidak tenang sepanjang pertandingan. The Bees mampu menciptakan sejumlah peluang matang yang gagal dimaksimalkan. Situasi ini membuat Michael Carrick harus mengambil keputusan besar, baik untuk sisa musim ini maupun untuk musim depan.
Carrick Semakin Dekat Jadi Manajer Permanen
Kemenangan di Old Trafford tidak hanya membawa tim mendekati Liga Champions, tetapi juga memperkuat peluang Carrick untuk mendapatkan posisi manajer secara permanen.
Legenda lini tengah tersebut telah memenangkan sembilan dari 13 pertandingan di kasta tertinggi, lebih banyak dibandingkan Ruben Amorim musim ini. Ia juga mencapai catatan 19 pertandingan lebih cepat daripada pelatih asal Portugal tersebut.
Dengan peluang besar untuk memimpin tim musim depan, Carrick dihadapkan pada keputusan penting terkait komposisi skuad. Ia perlu melepas beberapa pemain sekaligus mendatangkan wajah baru.
Selama ini, lini tengah dan sayap kiri menjadi fokus utama dalam rencana transfer. Namun, posisi bek kiri juga mulai diperhatikan. Carrick harus berani mengambil keputusan tegas untuk mengakhiri peran Luke Shaw sebagai pilihan utama di posisi tersebut.
Performa Luke Shaw Dipertanyakan
Shaw menjadi satu-satunya pemain yang selalu tampil sebagai starter di liga musim ini. Catatan ini memang patut diapresiasi, tetapi juga menunjukkan bahwa ia bermain lebih banyak dibandingkan dua musim sebelumnya jika digabungkan.
Cedera telah lama menjadi bagian dari perjalanan kariernya di Old Trafford. Dengan kontraknya yang memasuki tahun terakhir, kondisi ini dinilai sebagai waktu yang tepat bagi klub untuk menyiapkan pengganti.
Sebagai pemain dengan masa bakti terlama, kontribusinya kini dinilai menurun. Ia kerap melakukan kesalahan tanpa tekanan, masih kesulitan menjaga area tiang jauh, dan dalam 34 penampilan hanya mencatat satu assist tanpa gol. Statistik tersebut menunjukkan minimnya kontribusi dalam membantu serangan.
Carrick perlu mengambil langkah tegas dengan mendatangkan bek kiri baru sebagai pilihan utama pada bursa transfer musim panas. Keputusan tersebut penting untuk meningkatkan kualitas tim dan membawa mereka ke level yang lebih tinggi, meski harus mengorbankan mantan rekan setimnya sendiri.

