Dideportasi dari Brasil, Dua Pemain Argentina Ini Kena Sanksi Tottenham Hotspur

Gilabola.com – Tottenham Hotspur akan menjatuhkan sanksi denda kepada Cristian Romero dan Giovani Lo Celso, karena melanggar aturan dan terbang untuk membela Argentina melawan Brasil.

Bukan cuma kedua pemain itu, Spurs bahkan akan jatuhkan sanksi denda kepada TIGA bintang asal Amerika Selatan yang telah melanggar aturan utuk tidak kembali ke negaranya di jeda internasional kali ini. Demikian diungkapkan The Sun.

Selain Lo Celso dan Cristian Romero yang sama-sama berasal dari Argentina, Spurs juga harus melihat bek andalan asal Kolombia, Davinson Sanchez, ikut melanggar aturan untuk tak bermain di laga kualifikasi Piala Dunia karena masalah karantina Covid-19.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Dua di antara pemain Tottenham Hotspur itu bermain di laga melawan Brasil pada hari Minggu (5/9) – laga yang akhirnya dihentikan di menit ke-6, karena para pemain asal Argentina yang merumput di Liga Premier dituduh telah melanggar aturan karantina Covid-19 dan memalsukan dokumen untuk masuk ke Brasil secara ilegal.

Baik Lo Celso maupun Romero sama-sama menjadi starter dalam pertandingan itu, yang dihentikan pihak otoritas kesehatan di Brasil yang secara tiba-tiba menyerbu masuk lapangan saat laga di Sao Paulo itu baru berlangsung.

Lo Celso, Romero dan Sanchez kemungkinan akan hadapi sanksi denda yang cukup besar saat mereka kembali ke London Utara, dari perjalanan mereka yang dianggap tidak sah tersebut. Mereka juga harus jalani karantina dan akan absen dalam tiga pertandingan, menyusul kedatangan mereka kembali ke Inggris.

Liga Premier sebelumnya telah melarang klub mengirimkan para pemain mereka untuk pertandingan internasional yang digelar di negara-negara yang masuk daftar merah, terkait Covid-19. Ini dikarenakan Fifa yang tidak mau memperpanjang pengecualian pelepasan sementara para pemain, di mana mereka akan diharuskan jalani karantina saat kembali dari tugas di tim nasional.

Tottenham Hotspur berdalih mereka tak berdaya dalam mencegah ketiga pemain itu kembali ke negaranya, lalu akan meminta pihak Liga Premier, FIFA dan Kementerian Luar Negeri Inggris untuk menerapkan aturan yang lebih keras dalam melarang para pemain bepergian di jeda internasional di masa datang.

Apalagi di periode sibuk bulan Oktober hingga November, tim asuhan Nuno Espirito Santo itu khawatir aturan karantina akan membuat mereka kehilangan para pemain asal Amerika Selatan, setidaknya dalam SEMBILAN PERTANDINGAN mulai dari saat ini hingga Natal mendatang.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO