Didier Drogba Berpeluang Kembali ke Chelsea

Didier Drogba Berpeluang Kembali ke Chelsea

Gilabola.com – Didier Drogba tandai potensinya kembali ke Chelsea dengan menangkan trofi Soccer Aid for Unicef ​​di Stamford Bridge.

Pada pertandingan pertamanya di London barat sejak ia hengkang pada 2015 lalu, bintang asal Pantai Gading itu rayakan kemenangan tim World XI atas skuad eks Timnas Inggris dalam adu penalti yang berakhir 3-1 (2-2) di laga amal terbesar di dunia.

Mantan kapten Chelsea, John Terry, nyaris membawa Timnas Inggris menang tapi gagal bukukan kemenangan ketiga berturut-turut di hadapan para suporter yang memujanya. Gol persamaan Kem Cetinay membuat laga di waktu normal berakhir imbang 2-2 harus dilanjutkan dengan adu penalti. Drogba, 41 tahun, menjadi salah satu pemain yang merayakan kesuksesan dalam laga amal ini.

Menurut Sunsport, pekan lalu Terry menyatakan tak akan terlibat dalam staf kepelatihan yang dipimpin Frank Lampard jika legenda the Blues itu benar-benar ditunjuk sebagai pengganti Maurizio Sarri. Lain halnya dengan Didier Drogba, yang kemungkinan besar akan gabung sebagai staf ruang ganti Chelsea musim depan.

Tampilkan Mulai dari Julio Cesar Hingga Clattenburg

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Ini menjadi kali ke delapan Unicef menggelar laga amal yang melibatkan selebritis dan bintang lapangan, serta digelar di Inggris. Sejak diluncurkan pada 2006 lalu, sebanyak 30 Juta Poundsterling dana amal sudah terkumpul dan digunakan untuk kegiatan salah satu badan PBB yang mengurusi masalah anak-anak dan remaja yang kurang beruntung di dunia.

Laga ini sendiri sebenarnya hanya laga hiburan, yang dianggap terlalu serius oleh sejumlah mantan pemain. Mereka tetap terlihat serius di lapangan walau kini memiliki lingkar pinggang yang lebih besar dibandingkan sebelumnya.

Tampil sebagai kiper adalah Julio Cesar, yang juga menjadi penjaga gawang Soccer Aid. Cesar sebelumnya pernah bermain untuk Timnas Brasil, Inter Milan dan Benfica, serta QPR.

Jeremy Lynch Tampil Menawan

Walau sempat lakukan beberapa penyelamatan di babak pertama, tapi Cesar diberitakan mirip dengan kiper Championship karena ia gagal menghadang umpan presenter Mark Wright yang diteruskan pemain Inggris, Jeremy Lynch, dari jarak dekat. Tembakan Lynch pun berhasil bukukan gol pembuka di menit 20.

Lynch yang menjadi salah satu praktisi F2F Freestylers yang cukup populer, saat ini mencari nafkah dengan menyiarkan video trik dan keterampilan Freestyle di laman Youtube miliknya, yang diikuti lebih dari 10 juta followers. Dia pemain yang cukup diandalkan, dan berhasil mencetak gol indah kedua di menit 37.

Adapun wasit dalam laga ini, adalah mantan wasit Liga Premier, Mark Clattenburg, yang sekarang terbiasa mengawasi para pesepakbola amatir dan bertugas di Liga Super China.