Dikalahkan Liverpool, Gary Neville Kritik Petinggi Manchester United

Dikalahkan Liverpool, Gary Neville Kritik Petinggi Manchester United

Gilabola.com – Gary Neville nilai perekrutan pemain Manchester United ‘tidak bisa dimaafkan’ setelah The Red Devils kalah 2-0 atas Liverpool.

Gol-gol dari Virgil van Dijk dan Mohamed Salah membuat Liverpool unggul 16 poin di puncak klasemen Liga Inggris, dengan satu pertandingan lebih di tangan mereka, dan mantan pemain Manchester United Garry Neville pasrah pada kenyataan bahwa The Reds akan mendapatkan trofi Premier League mereka untuk pertama kalinya.

Sementara Neville tidak dapat menyembunyikan kefrustrasiannya pada seberapa jauh Setan Merah telah jatuh dan mengkritik para direksi klub, yang dipimpin oleh CEO Ed Woodward, untuk sebuah investasi yang buruk di pasar transfer.

“Saya tidak percaya investasi yang dimasukkan ke dalam skuad United dalam lima, enam, tujuh tahun terakhir dan Anda berakhir dengan itu di lapangan,” keluhnya di Gary Neville Podcast.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

“Saya melihat statistik dua minggu lalu bahwa United memiliki tagihan upah pemain tertinggi kedua di dunia. Dan itulah skuad yang mereka miliki. Itu benar-benar tidak termaafkan.”

Manchester United harus cepat mengatasi masalah kualitas pemain

“Saya tidak bisa mengubah kepemilikan The Red Devils, tidak ada yang bisa. Tapi saya berjuang untuk memahami mengapa pemilik klub tetap bertahan dalam mempercayai tim manajemen untuk mengawasi pembangunan tim pemenang gelar Premier League sejak Sir Alex Ferguson pergi karena jika Anda tidak kehilangan pekerjaan karena pada dasarnya mengawasi investasi itu, tagihan upah pemain yang besar itu, dan mengeluarkan tim itu di lapangan maka saya harus mengatakan ada sesuatu yang salah.”

“Ada bakat nyata dalam tim eksekutif itu, mereka dapat menghasilkan pendapatan, mereka dapat melakukan hal-hal yang dapat membantu klub, tetapi dalam hal apa yang dibutuhkan klub untuk beberapa tahun sekarang adalah memasukan yang terbaik ke dalam klub itu dan mereka tidak melakukannya. Mereka tidak melakukan itu dan itu sebuah kesalahan besar.”

“Mereka perlu mengatasinya dan cepat. Hal ini seharusnya mengejutkan pemilik klub lebih dari apa pun, mereka seharusnya melihat gol yang dicetak (Mo Salah) pada menit-menit akhir itu – mereka harus melihatnya dalam tayangan ulang setiap hari di kantor mereka di Amerika – penggemar Liverpool Football Club bernyanyi kami tidak akan bisa disingkirkan (dari puncak klasemen).”