Dipecat Chelsea, Frank Lampard Kena Karma Ucapannya Pada Andre Villas-Boas

Gilabola.com – Masa-masa Frank Lampard sebagai manajer Chelsea sudah berakhir. Bos Inggris itu dipecat oleh klub pada Senin (25/1) WIB, kurang dari 24 jam setelah kemenangan 3-1 The Blues di Piala FA melawan Luton Town.

Frank Lampard harus membayar mahal penampilan buruk Chelsea di Liga Inggris pada musim 2020/21, yang membuat mereka berada di urutan kesembilan di klasemen, meski memiliki skuad yang mentereng usai menghabiskan uang belanja mencapai 4,3 Trilyun rupiah untuk belanja pemain selama musim panas.

Roman Abramovich, sang pemilik, terkenal kejam dalam hal manajer. Jika The Blues gagal memenuhi ekspekasi, maka sang manajer harus bersiap kehilangan pekerjaannya. Bos 42 tahun dan legenda besar klub tersebut kini menjadi pelatih ke-13 yang sudah dipecat Chelsea selama berada dalam kepemilikan penguasaha kaya asal Rusia tersebut.

Advertisement
PSG188
PSG188
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Frank Lampard pun hanya bertahan selama 18 bulan di Stamford Bridge sejak menggantikan Maurizio Sarri pada musim panas 2019, namun kegagalannya mengelola manajemen pemain plus ketidakmampuan untuk memaksimalkan rekrutan mahal seperti Kai Havertz dan Timo Werner harus dibayar mahal dengan pekerjaannya.

Menariknya bahwa mantan bos Derby County itu seperti kemakan karma oleh omongannya sendiri pada 2014 silam. Ketika itu manajer Andre Villas-Boas dipecat Chelsea setelah hanya 257 hari bertugas. Ada rumor bahwa bos Portugal berselisih dengan Frank Lampard.

Sayangnya bagi Frank, perkataannya hari itu tentang bos Marseille saat ini kembali menghantuinya dan menjadi karma baginya. Frank Lampard mengatakan bahwa Villas-Boas dipecat karena dianggap belum berpengalaman dan terbilang muda sebagai pelatih. Kala itu sang manajer memang menukangi Chelsea di usia 33 tahun dan hanya memiliki pengalaman melatih selama 1,5 tahun.

“Andre Villas-Boas telah memainkan perannya dan itu tidak berhasil,” kata Frank Lampard kala itu pada 2014, seperti dilansir via Mirror. “Saya tidak tahu apakah dia terlalu muda atau apakah itu datang terlalu dini untuknya.”

Pernyataan itu kini seakan menjadi cerminan bagi Frank Lampard yang juga masih terlalu muda dan belum memiliki banyak pengalaman untuk membesut tim sebesar Chelsea. Dengan materi skuad yang luar biasa, bos 42 tahun itu gagal membawa timnya berbicara banyak dan akhirnya kehilangan pekerjaannya di Stamford Bridge.

AHABET
AHABET
INDOTOGEL
INDOTOGEL