Diserang Fans Chelsea Karena Sarankan Man Utd Rebut Tuchel, Begini Reaksi Legenda Liverpool

Jamie Carragher menegaskan dia tidak akan mengubah pendapat tentang mengeksploitasi Chelsea yang tengah berada di masa sulit usai pembekuan aset Roman Abramovich.

Gila Bola – Mantan bek Liverpool Jamie Carragher menyerang balik fans Chelsea yang tersinggung dengan sarannya saat dia mendesak Manchester United untuk membajak manajer Thomas Tuchel dari Stamford Bridge.

Juara Eropa saat ini tengah mengalami masa sulit setelah pembekuan aset Roman Abramovic dari pemerintah Inggris, yang membuat raksasa London Barat tersebut tidak bisa melakukan transaksi transfer keluar dan masuk, memperbarui kontrak pemain mereka, menjual tiket pertandingan, hingga dipaksa untuk menutup toko mereka.

Situasi tersebut membuat para pemain seperti Antonio Rudiger, Cesar Azpilicueta, dan Andreas Christensen berada di ambang untuk keluar dengan bebas transfer di akhir musim ini ketika kontraknya berakhir karena The Blues tidak bisa memperbarui kontrak mereka.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot

Selain itu juga ada pertanyaan atas masa depan bos Thomas Tuchel, yang beberapa waktu lalu bahkan sempat ditanya oleh wartawan tentang keberlangsungan pekerjaannya di Stamford Bridge, dengan dia tidak berani dengan tegas menjawab bahwa dia akan tetap berada di klub untuk musim depan.

Jamie Carragher kemudian menyarankan Manchester United Untuk memanfaatkan situasi krisis di Chelsea untuk membajak Thomas Tuchel, sesuatu yang membuat fans The Blues berang tapi legenda Liverpool tersebut mempertahankan pendapatnya.

Dia mengatakan, “Saya tidak akan mengubah pendapat saya tentang itu. Saya pikir itu sedikit munafik dari para pendukung Chelsea, jika tim lain, apakah itu Manchester United ingin manajer atau klub lain yang berpikir mereka bisa mendapatkan pemain Chelsea, akan mengambil keuntungan dari situasi yang mereka hadapi sekarang. Chelsea telah melakukan sesuatu yang sama selama 20 tahun!”

“Itu adalah hal besar dari kedatangan Roman Abramovich. Seorang mereka berkata, ‘Kita bisa membuang uang kita dan mendapatkan siapa pun yang kita inginkan’. Mereka pergi ke Manchester United, hal pertama yang mereka lakukan. Peter Kay adalah mesin penghasil uang United, kami ingin mendapatkan CEO mereka. Kami akan pergi ke Liverpool dan mengambil pemain lini tengah terbaik di Eropa dan mengacaukan klub itu selama dua musim panas.”

“Kami mendapatkan Ashley Cole. Kami ketahuan menyadap. Tidak masalah kami akan membayar dendanya. Inggris terbang tinggi pada saat itu dengan Sven Goran Erikson, kami ingin dia di Chelsea.”

BANDARTOGEL77