Diving Saat Imbang 2-2 Lawan Arsenal, Pemain Ini Diancam Mati

Penalti, Granit Xhaka, Crystal Palace vs Arsenal, Liga Inggris

Crystal Palace imbang 2-2 lawan Arsenal akhir pekan lalu, tapi ternyata hasil draw ini tak diterima dengan baik oleh beberapa orang. Seorang pemain menerima ancaman mati usai pertandingan.

Striker Crystal Palace Wilfried Zaha mengatakan dia menerima sejumlah hinaan ras serta ancaman mati setelah berhasil memenangkan penalti dalam hasil imbang 2-2 hari Minggu lawan Arsenal.

Zaha tersandung oleh Granit Xhaka, bek kiri, sehingga memungkinkan Luka Milivojevic menyamakan skor dari titik penalti. Tapi tayangan ulang memperlihatkan, Zaha mungkin diving, lebih mirip melompat dan jatuh daripada tersandung. Hal ini menyebabkan sejumlah fans The Gunners mengirim ancaman mati kepadanya.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

“Untuk semua orang yang mengambil satu langkah ekstra dengan menjadi rasis dan mendoakan kematian pada keluarga saya, saya berharap yang terbaik untuk Anda dan keluarga Anda,” katanya. “Hidupku masih luar biasa baik meskipun kamu benci.”

Setelah pertandingan, pemain Swiss Granit Xhaka mengatakan dalam wawancara televisi pasca-pertandingan, dia pikir insiden itu adalah “jelas-jelas sebuah penalti.”

Sejak awal musim 2014-15, hanya pemain Leicester City Jamie Vardy (13 kali) berhasil memenangkan lebih banyak penalti pada pertandingan Liga Inggris daripada Zaha (11 kali, sama banyaknya dengan Raheem Sterling).

Palace unggul lebih dulu melalui penalti Luka Milivojevic hasil kesalahan Shkodran Mustafi melakukan tekel telat atas lawannya pada penghujung babak pertama, sebelum dibalaskan oleh gol-gol Granit Xhaka dan Pierre-Emerick Aubameyang pada awal babak kedua.