Divock Origi Bisa Lebih Tajam Jika Cabut dari Anfield

Eks pelatih timnas U-19 Belgia, Gert Verheyen menyatakan Divock Origi perlu meninggalkan Liverpool agar penampilannya bisa lebih berkembang.

Pemain berposisikan striker memulai karier sepak bola bersama Genk dan Lille junior, namun pada 2014 ia bergabung ke raksasa Liga Inggris. Sempat dipinjamkan ke Lille dan Wolfsburg akhirnya ia bisa bermain di tim utama The Reds.

Divock Origi sejak 2018 mendapatkan menit bermainnya bersama Liverpool. Meski jarang bermain reguler, namun ia punya peranan besar saat klub sepak bola asal Merseyside memenangkan trofi Liga Champions. Bagaimana tidak, di semifinal mampu mencetak gol saat menghadapi Barcelona. Berkat kontribusinya Si Merah ke final.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Pada laga final, ia kembali bermain gemilang untuk raksasa Liga Inggris. Pasalnya, ia mencetak gol lagi dan membantu Liverpool menang 2-0. Sayang, usai jadi pahlawan bagi klubnya di ajang bergengsi benua biru ia malah diabaikan oleh Jurgen Klopp.

Divock Origi merupakan nama yang belakangan ini santer bakal meninggalkan Anfield, tetapi hingga musim panas 2021 ia tetap bertahan dan masih tetap jarang dimainkan. Oleh sebab itu, Gert Verheyen menyarankan agar sang striker segera hengkang di bursa transfer berikutnya.

Berbicara kepada Het Nieuwsblad, Gert Verheyen yang pernah tangani sang pemain di Belgia junior mengatakan saat masih muda mantan anak asuhnya itu berkelas. Namun, dengan tetap bertahan di Liverpool dan jarang main tidak menjadi berkembang.

Menurutnya, Divock Origi pasti ingin bermain reguler. Dengan demikian, jika tetap bertahan tanpa bermain dan punya talenta yang oke akan sangat memalukan. Ia menyebutkan sang pemain masih kurang tajam di lini depan. Ia menilai golnya masih minim.

Oleh sebab itu, Gert Verheyen berharap agar pemain sepak bola yang kini berusia 26 tahun dapat segera meninggalkan Liverpool.

Sebagai informasi, Divock Origi jarang bermain lantaran Jurgen Klopp kerap memainkan Roberto Firmino, Sadio Mane, Mohamed Salah dan Diogo Jota. Musim ini, ia baru bermain dalam 7 laga di semua kompetisi dan menit bermainnya sangat sedikit.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO