Site icon Gilabola.com

Dua Gol Tottenham Tadi Malam Diawali Dua Kali Blunder Pemain Ini

Dua Gol Tottenham Tadi Malam Diawali Dua Kali Blunder Pemain Ini

Gila Bola – Fulham kalah 2-0 di Tottenham gara-gara pemain ini. Ia tidak bisa bermain sepak bola di bawah tekanan lawan, gugup, dan selalu ingin cepat-cepat melepaskan bola. Sebagai akibatnya dua kali blunder dilakukannya. Siapa dia?

Calvin Bassey adalah nama pemain ini. Posisinya bek tengah. Namun fans the Cottagers akan mengenangnya sebagai pemain dengan nasib paling sial pada pertandingan Spurs vs Fulham, tadi malam.

Untuk gol kebobolan pertama, Bassey menerima bola dari kiper Bernd Leno, yang juga sama gugupnya saat ditekan oleh Son Heung-min. Si pemain Nigeria ini buru-buru mengirim bola panjang ke arah Sasa Lukic dan dicegat oleh Mickey van de Ven.

Dalam waktu beberapa detik, si bundar sudah sampai ke kapten tim putih itu melalui jasa Richarlison. Son kemudian melepaskan serangan terukur ke pojok kiri atas gawang Leno. Terjadilah gol kebobolan pertama.

Awal paruh kedua pertandingan Selasa dinihari (24/10) itu, pemain yang sama mendapatkan tekanan dari James Maddison sampai ke pinggir lapangan.

Terlihat sekali sang pemain Nigeria itu tidak nyaman berada di bawah tekanan dan buru-buru melepaskan umpan panjang yang lagi-lagi dicegat pemain Spurs sebelum diteruskan ke Son.

Sang kapten Tottenham kemudian menunggu sesaat agar Maddison tidak terjebak offside, sebelum mengirim assist pendek dan sisanya adalah sejarah. Gol kebobolan kedua terjadi.

Siapa Sih Calvin Bassey Ini?

Usianya masih 24 tahun. Kelahiran penghujung tahun, 31 Desember 1999. Ia baru saja direkrut Marco Silva dari Ajax Amsterdam, tim Belanda yang secara kebetulan berada di zona degradasi Eredivisie.

Ia mencetak satu gol dan memberi tiga assist selama satu musim membela seragam De Joden.

Sebelum itu dua musim pada 2020 sampai 2022 membela Rangers di Skotlandia, nihil gol tapi memberikan tiga assist.

Bassey merupakan jebolan akademi Leicester City dan bermain membela tim U23 si Rubah Biru itu sampai 2020, sebelum ditarik oleh Rangers.

Sebagai hasil dari kekalahan ini maka Fulham terdampar di urutan 13 klasemen sementara Liga Inggris dengan nilai hanya 11, hasil dari tiga kali menang, dua draw dan empat kekalahan. Selisih gol delapan memasukkan, 15 kebobolan.

Exit mobile version