Dua Perbaikan yang Harus Dilakukan Antonio Conte di Spurs Untuk Musim 2022/23

Tottenham Hotspur merebut jatah Liga Champions terakhir di Liga Inggris. Tapi hal itu tidak bisa menutupi fakta bahwa tim London putih tersebut menelan 11 kekalahan sepanjang musim 2021/22, terburuk dari empat tim teratas.

Pasukan Antonio Conte beruntung Arsenal selaku pesaing terdekatnya di ranking kelima mencatatkan lebih banyak kekalahan dalam semusim, 13 kali. Demikian juga Manchester United pada posisi keenam, 12 kali, dan West Ham yang semula dijagokan lolos menjadi tim keempat Liga Inggris menderita 14 kekalahan.

Inilah PR pertama sang manajer Italia itu. Bagaimana mencegah Spurs menderita terlalu banyak kekalahan. Karena jika hal ini terjadi lagi pada musim 2022/23, mereka akan berurusan dengan jantung berdebar sampai ke pekan-pekan terakhir kompetisi Premier League.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Lolos ke Liga Champions jelas akan menghadirkan gengsi, selain aliran uang yang cukup besar ke kas klub, bergantung pada seberapa jauh dan seberapa baik performa tim di kompetisi elit Eropa itu. Mereka sudah mencicipi kenikmatan itu saat lolos sampai ke final kompetisi itu pada 2019.

Spurs Tak Terkalahkan Lawan Dua Tim Teratas 

Spurs sebenarnya tampil cukup baik jika menghadapi tim-tim raksasa Liga Inggris. Mereka tidak terkalahkan melawan dua tim teratas Premier League, Manchester City dan Liverpool.

Mereka menang 1-0 atas the Skyblues pada laga pertama musim saat tim masih di bawah arahan Nuno Espirito Santo. Pertemuan kedua musim saat laga dilangsungkan di Etihad, Spurs malah menang 2-3! Lihat fotonya di atas.

Demikian juga dua perjumpaan melawan Liverpool. Imbang 2-2 di London pada Desember 2021 dan kemudian draw lagi 1-1 di Anfield pada awal Mei 2022, sesuatu yang sangat disesali oleh Juergen Klopp karena merampas dua poin penting the Reds saat mereka dalam perlombaan meraih gelar juara Liga Inggris.

Tottenham Butuh Lebih Banyak Kemenangan

Catatan kemenangan the Lilywhites bahkan sudah lebih baik daripada Chelsea di urutan ketiga. Spurs memiliki 22 kemenangan dalam semusim, terbaik nomor tiga dari seantero Liga Inggris, mengungguli Chelsea di urutan ketiga yang memiliki hanya 21 kemenangan.

Problemnya hanya Spurs kalah terlalu sering, 11 kali, dibandingkan pasukan Thomas Tuchel yang hanya kalah ENAM KALI saja sepanjang musim. The Blues memiliki semangat untuk menyamakan kedudukan, 11 kali hasil imbang sepanjang 2021/22, dibandingkan dengan lima hasil imbang dari pasukan Antonio Conte.

Angka kebobolan Spurs (40) keempat terbaik dibandingkan keseluruhan peserta Premier League. Tapi angka 40 itu itu sama sekali tidak istimewa karena hanya sedikit saja lebih baik dari Wolves (43, urutan 10) dan Brighton (44, posisi 9). Sebagai perbandingan Chelsea kemasukan 33 gol sepanjang musim dan City serta Liverpool kebobolan 26 gol saja.

Menajamkan lini depan Spurs agar mampu mencetak lebih banyak gol, minimal untuk menyamakan skor jika dalam posisi tertinggal, serta menambah kerapatan lini belakang agar tidak kebobolan sebanyak musim ini adalah dua pekerjaan rumah Conte untuk musim 2022/23.

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO

Gilabola.com menyajikan informasi terkini dengan gaya bahasa ringan yang mudah dipahami dan update terbaru dari kompetisi Eropa dan internasional. Kunjungi juga channel Youtube resmi kami di @gilabolanews dan @gilabolastory

SebelumnyaJangan Sampai Salah Taktik di Wilayah Ini, Habis Sudah Final Liverpool vs Real Madrid
SelanjutnyaPemain Real Madrid Bisa Dimaki Jika Beri Sepak Pojok Gratis di Final Liga Champions Nanti Malam