Dukungan Fans Manchester United Buat Solskjaer Malu

Ole Gunnar Solskjaer, Manajer Manchester United

Gilabola.com – Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengaku merasa malu ketika tim asuhannya mendapatkan tepuk tangan dari para supoter Setan Merah ketika berjalan keluar lapangan saat kalah 2-0 atas Cardiff di laga terakhir musim ini.

Manchester United menelan kekalahan pada pertandingan terakhir mereka musim ini di kandang dari Cardiff dengan skor 2-0, hanya seminggu setelah bermain imbang 1-1 di kandang Huddersfield.

The Red Devils gagal finis di posisi empat besar klasemen Liga Inggris dan yersingkir dari Piala FA dan Piala EFL, meskipun awalnya Ole Gunnar Solskjaer memulai kepemimpinannya dengan mengesankan di Old Trafford.

Mereka sekarang menghadapi jendela transfer yang sangat penting di mana Solskjaer dilaporkan akan memulai perombakan besar di skuadnya.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Dan setelah Setan Merah kalah atas Cardiff yang terdegradasi dari Premier League, Solskjaer tidak bisa menahan kekecewaan dan penyesalannya di musim yang sulit yang dialami para pemainnya.

“Ini hampir memalukan ketika Anda berjalan keluar dari lapangan bertepuk tangan kepada penggemar dan Anda mendapatkan dukungan yang kami miliki,” kata Solskjaer.

“Itulah dasar dari klub ini, pondasinya sangat bagus. Kami akan kembali lagi. Kami memiliki pemain bagus yang telah melewati musim yang sulit. Ada berbagai alasan mengapa pemain mengalami musim yang buruk.”

“Beberapa mungkin salah mereka, kesalahan klub atau kesalahan kami. Beberapa mungkin melihat ke cermin dan berkata ‘Saya bisa melakukan lebih baik’. ”

Solskjaer juga mengakui bahwa tantangan untuk mendapatkan gelar juara Premier League lagi akan memakan waktu yang lama.

“Kurang lebih satu-satunya hal positif dari hari ini adalah musim berakhir. Kami bertemu lagi pada 1 Juli dan kami akan bekerja keras untuk kembali ke tempat di mana kami seharusnya berada,” tambahnya.

“Untuk memenangi Liga Inggris akan membutuhkan waktu yang lama. Bagi kami sendiri, fokus jangka pendek di liga adalah finis empat besar.”

“Kami punya peluang untuk meraih trofi Liga Europa, Piala FA, Piala EFL musim depan, karena Manchester United tidak bisa bertahan bertahun-tahun tanpa memenangkan trofi.”

“Jose [Mourinho] adalah manajer terakhir yang memenangkan Liga Europa untuk United dan itu adalah ambisi yang realistis,” pungkas pelatih asal Norwegia tersebut.