Duta Kaum Introvert, Carlo Ancelotti Tolak Pelukan Saat Gagalkan Man United Menang

Gilabola.com – Viral adegan pelatih Everton Carlo Ancelotti menolak pelukan kegembiraan dari asistennya Duncan Ferguson meski skuadnya baru saja menggagalkan kemenangan Manchester United tadi malam dengan gol Dominic Calvert-Lewin pada menit 94 lebih 52 detik.

Carlo Ancelotti sudah sejak lama dikenal sebagai figur kalem di pinggir lapangan, apa pun terjadi, meski pun dalam sejarah pernah juga satu-dua kali ia bentrok dengan wasit dan diusir keluar lapangan. Umumnya ia terlihat hanya termenung di pinggir lapangan jika skuadnya tertinggal gol dan paling pol hanya meninju udara saat merasa senang.

Namun asisten yang sangat dipercayainya di Everton, Duncan Ferguson, tidak bisa menahan kegembiraannya melihat gol Calvert-Lewin pada menit 94 lebih 52 detik ke gawang David De Gea, yang membuatnya mendatangi pelatih Italia itu dan memaksa memeluknya meski Ancelotti terlihat menolak dengan kedua tangan menahan tubuh Ferguson untuk mendekat. Perhatikan cuplikan di bawah ini, memperlihatkan kedua tangan sang pelatih mendesak Ferguson untuk menjauh. Betul-betul wakil kaum introvert.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Seperti kita semua sudah tahu, Everton berhasil mencetak gol pada detik-detik terakhir untuk menahan imbang Manchester United 3-3 pada laga di kandang mereka sendiri di Old Trafford. Padahal Setan Merah unggul dua gol lebih dulu melalui sundulan Edinson Cavani dan congkelan dari Bruno Fernandes, tapi dibalas dengan sambaran bola muntah Abdoulaye Doucoure dan sepakan first-time James Rodriguez. Scott McTominay membawa Red Devils menjauh 3-2 tapi kemudian disamakan 3-3 oleh Calvert-Lewin pada detik-detik terakhir.

Duncan Ferguson pernah menjabat pelatih kepala sementara di Everton usai pemecatan Marco Silva pada 5 Desember 2019. Hanya kurang dari satu bulan kemudian Ancelotti masuk dan menduduki kursi panas di Goodison Park sampai dengan hari ini, selang satu tahun lebih. Semula menjadi pesaing posisinya, Ferguson rela turun pangkat menjadi asisten pelatih dan belajar banyak dari sang manajer Italia itu.