Eden Hazard Tak Peduli Perkataan Pelatih Chelsea

Eden Hazard Tak Peduli Perkataan Pelatih Chelsea

Bintang Chelsea, Eden Hazard, mengaku tak peduli dengan apa yang dikatakan manajer Maurizio Sarri, setelah ia menjadi man-of-the-match dalam laga melawan Tottenham Hotspur di leg kedua semifinal Piala Liga, Jumat (25/1) dinihari WIB.

Eden Hazard bukukan gol ke dua Chelsea dalam kemenangan 2-1 atas Tottenham Hotspur tersebut. Ia gandakan kemenangan the Blues setelah N’Golo Kante samakan kedudukan 1-1 di menit 27 dalam laga yang digelar di Stamford Bridge tersebut.

Dalam laga itu sendiri, Chelsea akhirnya menang 4-2 lewat drama adu penalti. Skor kemenangan 2-1 membuat kedua tim imbang 2-2 secara agregat. Namun, the Blues berhasil melaju ke babak final setelah kandaskan Tottenham Hotspur.

Dalam laga ini, gawang Chelsea kebobolan gol sundulan Fernando Llorente yang tercipta lima menit usai jeda.

Tak Masalahkan Perkataan Sarri

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Eden Hazard sendiri tidak jadi salah satu eksekutor di babak penalti. Tapi, ia dianugerahi penghargaan man-of-the-match untuk penampilan sensasionalnya dalam pertandingan kontra Tottenham Hotspur ini.

Hazard pun sempat ditanya Sky Sports usai pertandingan, teruyama mengenai komentar Maurizio Sarri, sebelum maupun sesudah pertandingan, yang telah membuatnya marah dan terinspirasi.

“Saya tidak peduli, saya hanya mainkan sepakbola saya, tidak masalah apa yang dikatakan manajer, saya hanya fokus pada sepakbola dan ingin lakukan yang terbaik untuk tim ini,” ujar Hazard sambil tertawa.

Sarri Kritik Skuadnya Usai Kalah dari Arsenal

Maurizio Sarri lontarkan kritik pedas kepada timnya sendiri di Chelsea, usai the Blues alami kekalahan dari Arsenal. Sarri bahkan mengungkapkan, ia merasa sulit untuk memotivasi para pemainnya.

“Saya harus mengatakan, saya sangat marah, benar-benar sangat marah,” ujar Sarri ketika itu.

“Kekalahan ini disebabkan mentalitas kami, lebih dari segalanya. Pendekatan mental kami. Kami bermain melawan tim yang, secara mental, jauh lebih berambisi dibandingkan kami.┬áIni tidak bisa saya terima,” tambah mantan pelatih Napoli tersebut.