Gilabola.com – Manchester United kembali harus menelan kekalahan setelah takluk 1-0 dari Nottingham Forest di City Ground dalam laga lanjutan Premier League pada Rabu (2/4) dini hari WIB.
Gol semata wayang dalam pertandingan ini dicetak oleh mantan pemain mereka sendiri, Anthony Elanga, yang melakukan sprint luar biasa sejauh 85 meter sebelum menggetarkan jala gawang Andre Onana.
Mantan bek Setan Merah, Rio Ferdinand, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya melihat bagaimana lini pertahanan United gagal menghentikan gol solo spektakuler dari Elanga.
Dia menyoroti tiga pemain yang menurutnya seharusnya bisa melakukan sesuatu untuk mencegahnya. Ferdinand menilai ada tiga momen krusial di mana pemain United bisa menghentikan laju Elanga, tetapi semuanya gagal memanfaatkannya.
Menurutnya, Patrick Dorgu seharusnya lebih waspada dan berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengantisipasi ancaman kecepatan Elanga. Sementara itu, Alejandro Garnacho juga disebut punya kesempatan untuk menghentikan Elanga dengan melakukan pelanggaran taktis, namun gagal melakukannya.
Di saat terakhir, Noussair Mazraoui yang menjadi pemain terakhir di garis pertahanan justru terlihat ragu-ragu dan terus mundur, memberikan Elanga ruang yang terlalu besar untuk menyelesaikan peluangnya.
Gol yang Terjadi Begitu Cepat
Elanga memulai aksinya dari sebuah situasi sepak pojok. Bola hasil tandukan jatuh di depannya, dan dengan kecepatan luar biasa, dia langsung berlari meninggalkan para pemain United.
Dorgu yang seharusnya mengantisipasi malah tertinggal beberapa langkah. Ketika Elanga sudah memasuki area tengah lapangan, Garnacho sempat mencoba menantangnya, tetapi dengan mudah kehilangan duel dan terjatuh.
Di saat itu, Mazraoui menjadi harapan terakhir United untuk menghentikan Elanga. Namun, dia justru terlalu pasif dengan terus mundur ke arah gawang, sehingga sang winger punya cukup waktu dan ruang untuk menempatkan bola ke sudut bawah gawang Onana.
United Tertinggal Jauh
Kekalahan ini semakin memperumit posisi United di klasemen Premier League. Mereka masih berada di peringkat ke-13, tertinggal tujuh poin dari posisi sepuluh besar. Sementara itu, kemenangan ini membawa Forest semakin dekat dengan peluang tampil di Liga Champions musim depan.
Mereka kini unggul sepuluh poin dari Newcastle di peringkat keenam, sementara Premier League diperkirakan akan mendapatkan jatah lima hingga tujuh klub untuk kompetisi Eropa musim depan.
Meski mencetak gol ke gawang mantan timnya, Elanga memilih untuk tidak merayakan gol tersebut. Dia menjelaskan bahwa kunci dari golnya adalah membaca ruang kosong dan menyerang secepat mungkin. Dia juga menambahkan bahwa dirinya selalu percaya dengan kemampuannya dan berusaha menunjukkannya di lapangan.
Di sisi lain, Ferdinand menilai gol ini bukan hanya soal kecepatan Elanga, tetapi juga kurangnya reaksi dan pengambilan keputusan dari para pemain United. Menurutnya, ketiga pemain yang terlibat seharusnya bisa melakukan sesuatu untuk mencegah gol itu terjadi, tetapi semuanya gagal dalam eksekusinya.