Gilabola.com – Arsenal wajib menang untuk terus menempel Liverpool di puncak klasemen, tapi badai cedera dan bayang-bayang laga Liga Champions melawan Real Madrid membuat laga lawan Everton jadi ujian berat.
Di tengah ketatnya perburuan gelar Premier League, laga tandang ke markas Everton pada Sabtu (5 April) pukul 18.30 WIB bisa menjadi lebih menentukan dari yang terlihat di atas kertas.
Arsenal sedang menapaki ujung musim yang penuh tekanan, dengan laga besar melawan Real Madrid di Liga Champions hanya berselang beberapa hari setelah lawatan ke Goodison Park. Dalam situasi seperti ini, manajer Mikel Arteta harus cermat mengatur rotasi dan prioritas.
Krisis Cedera Hantui Arsenal
Barisan pertahanan Arsenal kini jadi sumber kekhawatiran besar. Gabriel Magalhães dan Jurrien Timber mengalami cedera saat menghadapi Fulham, sementara Ben White mengalami masalah saat latihan. Riccardo Calafiori juga absen karena cedera lutut saat tugas internasional bersama Italia.
Meski begitu, kembalinya Bukayo Saka dan golnya ke gawang Fulham menjadi angin segar. Namun, mengingat pentingnya laga melawan Madrid, kemungkinan menit bermain Saka akan dibatasi.
“Saka sudah kembali, tapi kami akan menilai apakah perlu mengambil risiko memainkannya penuh atau tidak,” ujar Arteta.
Dengan jadwal padat dan pertahanan tambal sulam, rotasi pemain hampir pasti dilakukan, tapi itu berisiko karena Goodison bukan tempat mudah untuk bermain — terutama di bawah pelatih seperti David Moyes.
Everton: Tangguh di Kandang, Meski Banyak Cedera
Everton asuhan David Moyes tampil jauh lebih solid dibandingkan awal musim. Meski baru saja dikalahkan Liverpool, Toffees sempat mencatatkan sembilan laga tak terkalahkan. Di kandang sendiri, mereka tampil ngotot, dengan pressing tinggi dan semangat juang yang mengingatkan pada masa keemasan Goodison.
Vitalii Mykolenko sudah kembali, namun Everton tetap kehilangan pemain kunci seperti Dominic Calvert-Lewin, Dwight McNeil, Iliman Ndiaye, dan Orel Mangala. Meski daftar cedera panjang, karakter keras mereka tetap jadi kekuatan utama.
“Ini bukan Everton yang sama seperti awal musim. Mereka bisa frustrasi lawan besar, apalagi di depan publik sendiri,” tulis pengamat sepak bola Inggris.
Prediksi Skor: Everton 1-1 Arsenal
Arsenal punya kualitas, tapi Everton punya mentalitas bertahan yang tangguh. Dengan kondisi lini belakang Arsenal yang pincang dan kemungkinan rotasi besar, hasil imbang tampaknya masuk akal — apalagi jika Arteta memilih untuk menyimpan tenaga demi Liga Champions.
Laga ini bisa jadi perang taktik dan stamina, bukan sekadar skill dan penguasaan bola.
Statistik Head-to-Head
- Total pertemuan: 224 kali
- Kemenangan Arsenal: 112
- Kemenangan Everton: 65
- Imbang: 47
Meski secara historis Arsenal unggul jauh, Goodison Park punya cerita dan atmosfernya sendiri, yang bisa membuat pertandingan berjalan di luar prediksi.