Empat Pemain Tampil Paling Buruk Saat Liverpool Tersandung di Leicester

Liverpool tersandung dalam perburuan gelar juara musim ini di Leicester City. Skuad Jurgen Klopp itu diperkuat empat pemain terburuk dalam laga tersebut, hingga gagal mendekati pemuncak klasemen, Manchester City.

Gilabola.com – The Reds alami kekalahan kedua di musim ini, setelah menyerah 0-1 di King Power Stadium, Rabu (29/12) dini hari tadi. Akibatnya, skuad Klopp gagal mendekati perolehan poin Man City, dan tetap terpaut enam poin, meskipun mereka masih ada di posisi kedua.

Menurut analisa Express Sport, empat pemain The Reds tunjukkan penampilan terburuk mereka di laga itu, berikut ini daftarnya:

Trent Alexander-Arnold

Trent Alexander-Arnold sebenarnya sudah memulihkan kembali performa terbaiknya di skuad Liverpool, di mana dia tampil brilian dan menakutkan bagi tim lawan musim ini. Namun, dia tak bermain dengan seharusnya di King Power Stadium.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Bintang Inggris berusia 23 tahun itu dibuat kewalahan oleh Kiernan Dewsbury-Hall di sepanjang pertandingan, hingga Ademola Lookman berhasil mencetak gol kemenangan tuan rumah dari wilayahnya.

Dia tak mampu lakukan satupun tekel, tapi malah melakukan dua kali kesalahan, melewatkan dua kali dribel dan tak sekalipun menang atas lima kali duel yang dilakukannya.

Alexander-Arnold juga gagal menemukan rekannya sesama pemain Liverpool dalam 11 dari 14 umpan silang dan, meskipun lakukan 116 sentuhan bola, hal itu tampak tidak efektif.

Jordan Henderson

The Reds tampak tak punya pemimpin di laga ini, dan penampilan Henderson di lini tengah telah berkontribusi besar dalam hal itu.

Dia hanya mampu sodorkan 34 operan, dan yang lebih buruk lagi, Henderson hanya bisa menyelesaikan 72 persen dari operannya tersebut, sementara ia juga kehilangan penguasaan bola sebanyak 15 kali!

Klopp akhirnya putuskan untuk menariknya keluar dan menurunkan Roberto Firmino setelah pertandingan berjalan 70 menit. Namun, sayangnya, penyerang Liverpool asal Brasil itupun sama tidak efektifnya.

Alex Oxlade-Chamberlain

Penampilan tidak konsisten Alex Oxlade-Chamberlain yang membuat frustrasi kembali terjadi di Leicester, sebelum akhirnya ditarik keluar 10 menit di awal babak kedua.

Pemain 28 tahun ini hanya mampu menyelesaikan 27 operan dan gagal kalahkan lawan dengan satu-satunya upaya take-on.

Dalam pertandingan di mana Liverpool tampak tak bisa bermain kreatif, Oxlade-Chamberlain tak bisa menciptakan satupun peluang gol, walaupun ia berada pada posisi gelandang paling depan.

Saat Thiago tidak tersedia untuk dimainkan, spot lini tengah ketiga itu akan terus menjadi masalah bagi The Reds, sampai-sampai mereka punya cita-cita memiliki kedalaman yang sama dengan Manchester City.

Sadio Mane

Tak satupun dari pemain depan Liverpool yang layak mendapat pujian di laga ini, karena mereka gagal mencetak satupun gol dalam satu pertandingan – untuk pertama kalinya sejak The Reds imbang 0-0 melawan Real Madrid di bulan April, Atau, untuk pertama kalinya dalam 34 pertandingan terakhir!

Kegagalan penalti Mohamed Salah di menit ke-16 benar-benar sudah merugikan timnya. Namun, pemain internasional Mesir itu tunjukkan kualitas permainannya pada bola dan berhasil menyelesaikan enam take-on.

Namuh Sadio Mane, harus berjuang untuk menguasai jalannya pertandingan dan beruntung baginya, ia terus dimainkan selama 90 menit.

Bintang internasional Senegal itu gagal mencapai target lewat empat dari lima tembakannya, di samping sia-siakan peluang emas Liverpool. Lalu, ia, hanya memenangkan tiga dari delapan duel yang dilakukannya dan kehilangan penguasaan bola hingga 17 kali! Tentunya, ini bukan permainan yang ingin ditunjukkannya di ajang Piala Afrika bulan depan..

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO