
Gilabola.com – Sempat disebut-sebut layak mendapatkan sanksi tambahan usai hanya menerima kartu kuning karena tindakan tidak sportifnya terhadap Conor Bradley, Gabriel Martinelli akhirnya bisa bernafas lega, FA memilih tidak mengambil tindakan lanjutan.
Padahal insiden itu sudah terlanjur memicu kemarahan banyak pihak, mulai dari para pemain Liverpool, kritik media, hingga publik yang benar-benar mengecam tindakan penyerang Brasil itu.
Duel Arsenal vs Liverpool di Emirates pada Jumat (9/1) dini hari WIB berakhir imbang dengan minim peluang dari kedua tim, dan sementara laga cenderung membosankan, intensitas pertandingan tiba-tiba meningkat di akhir laga.
Berusaha mengejar bola yang melayang ke wilayah pertahanannya, Bradley terjatuh dan salah mendarat, membuatnya terkapar dalam kondisi yang tampak serius dan kesulitan untuk bangkit.
Martinelli, pemain yang saat ini melakukan pressing kepada Bradley, justru melemparkan bola ke arah bek Liverpool yang sudah terkapar itu dan bahkan mendorongnya ke luar lapangan, memicu kemarahan para pemain The Reds.
Namun, setelah melakukan peninjauan, pihak FA memastikan tidak akan mengambil tindakan hukuman lebih lanjut kepada Martinelli dan menutup kasus tersebut.
Menurut mereka, wasit Anthony Taylor sudah menangani kasus tersebut di atas lapangan dan insiden tersebut tidak memenuhi kriteria untuk mendapatkan hukuman tambahan.
Keputusan tersebut muncul tak lama setelah Martinelli menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Bradley, dengan penjelasan bahwa dia tidak menyadari tingkat keparahan cedera lawannya saat kejadian berlangsung di tengah tekanan pertandingan.
Dalam klarifikasinya tersebut, Martinelli menjelaskan bahwa dia sudah menjalin komunikasi pribadi dengan Bradley, serta penyesalan sudah disampaikan secara langsung, yang menjadi salah satu faktor penting dalam meredakan situasi pasca-pertandingan.
Meski begitu, publik sudah terlanjur jengkel, begitu pula dengan para pundit dan mantan pemain, yang menilai tindakan penyerang Arsenal itu mencederai sportivitas, terlepas dari ada niat buruk atau tidak dalam insiden itu.
Di antara pengkritik paling keras adalah Gary Neville, yang menilai tindakan Martinelli tidak pantas dan bahkan mempertanyakan kenapa para pemain Liverpool tidak bereaksi lebih keras.
Roy Keane juga menyampaikan kritik serupa, menilai tindakan berdiri di atas pemain cedera dan mencoba memaksanya keluar lapangan merupakan sikap yang tidak bisa dibenarkan.
Pendapat Kami
Kasus ini menunjukkan bahwa aturan tidak selalu sejalan dengan rasa keadilan publik. Martinelli memang sudah minta maaf, tapi sepak bola level tertinggi juga menuntut standar empati yang lebih tinggi, apalagi jika itu menyangkut keselamatan pemain.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!