Enzo Maresca Marah Sampai Tolak Pesangon Rp280 Miliar dari Chelsea, Ini Alasannya!

Gilabola.com – Enzo Maresca memilih pergi dari Chelsea tanpa menuntut kompensasi sekitar Rp280 miliar, meski sebenarnya berhak menerimanya setelah pemutusan kerja sama yang mengejutkan di Stamford Bridge. Keputusan itu diambil sang pelatih Italia di tengah situasi internal klub yang memanas, menyusul performa buruk Chelsea yang tertinggal jauh dari Arsenal di puncak klasemen Premier League.

Chelsea dan Maresca resmi berpisah setelah periode sulit yang membuat The Blues melorot ke posisi kelima klasemen. Saat meninggalkan klub, Chelsea terpaut 15 poin dari Arsenal dan hanya meraih satu kemenangan dari lima laga terakhir.

Enzo Maresca Tinggalkan Chelsea Tanpa Pesangon

Enzo Maresca meninggalkan Chelsea pekan lalu, tepat ketika klub bersiap menghadapi Manchester City. Untuk sementara, tim utama akan ditangani oleh pelatih tim U-21, Calum McFarlane.

Laporan menyebutkan Maresca sebenarnya berhak atas kompensasi sekitar £14 juta atau setara Rp280 miliar, namun ia memilih tidak menuntut pembayaran tersebut. Keputusan itu diambil di tengah kabar bahwa Maresca sempat dikaitkan dengan Manchester City sebagai calon pengganti Pep Guardiola.

Alasan Maresca Menolak Uang Rp280 Miliar

Masih menurut laporan yang sama, Maresca disebut merasa sangat marah karena kerap merasa dilemahkan oleh jajaran petinggi Chelsea. Situasi itu membuatnya memilih pergi tanpa membahas detail kompensasi dengan klub.

Saat bergabung dari Leicester City pada 2024, Maresca menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan opsi perpanjangan satu musim. Ia menerima gaji sekitar £4 juta per tahun atau sekitar Rp80 miliar. Keputusannya hengkang setelah 18 bulan membuatnya meninggalkan potensi pendapatan yang sangat besar.

Pihak Maresca juga membantah keras kabar yang menyebut sang pelatih mencoba menekan Chelsea untuk kontrak baru dengan memanfaatkan ketertarikan Manchester City.

Pernyataan Resmi Chelsea

Chelsea, dalam pernyataan resminya saat pemecatan Maresca, menyampaikan apresiasi atas kontribusi sang pelatih.

“Selama berada di klub, Enzo memimpin tim meraih kesuksesan di UEFA Conference League dan FIFA Club World Cup. Pencapaian itu akan selalu menjadi bagian penting dari sejarah terbaru klub,” tulis Chelsea.

Klub juga menilai pergantian pelatih diperlukan demi menjaga peluang lolos ke Liga Champions, dengan Chelsea masih bersaing di empat kompetisi berbeda.

Konflik Internal dan Masa Depan Maresca

Maresca juga dikabarkan tidak terima dengan isu yang menyebut dirinya berselisih dengan tim medis Chelsea dan dianggap mempertaruhkan kebugaran pemain seperti Cole Palmer dan Reece James. Ia merasa frustrasi karena sering terlibat perdebatan dengan petinggi klub, terutama terkait pemilihan pemain dan pergantian taktik di tengah laga.

Meski demikian, legenda Premier League Alan Shearer menilai masa kerja Maresca di Chelsea tetap tergolong sukses. Menurutnya, Maresca mampu membawa Chelsea meraih trofi dan bersaing di papan atas.

Shearer menilai reputasi Maresca masih sangat baik dan yakin sang pelatih tidak akan kesulitan mendapatkan pekerjaan baru, baik di Inggris maupun luar negeri.

Chelsea kini berada di peringkat kelima Premier League, tertinggal tiga poin dari Liverpool yang menempati posisi keempat. Calum McFarlane akan menjalani ujian berat saat memimpin Chelsea menghadapi Manchester City pada Minggu mendatang.

ARTIKEL LAINNYA: