Everton Dilarang Rekrut Pemain Akademi Selama Dua Tahun

Everton Dilarang Rekrut Pemain Akademi Selama Dua Tahun

Everton dilarang mengontrak pemain akademi dari klub-klub Liga Inggris lainnya selama dua tahun ke depan karena terbukti memberikan bujukan uang suap kepada target-targetnya.

Hukuman tersebut diberikan setelah The Toffees mengakui staf akademi doyan memberikan uang suap kepada pemain muda dan keluarganya, guna memilih membela klub asal kota Liverpool tersebut.

Dalam penyelidikan yang dilakukan, terbukti ada pelanggaran dalam upaya mereka memboyong enam pemain akademi lainnya. Sebagai akibatnya, otoritas Liga Inggris kemudian menjatuhkan sanksi terhadap Everton dan juga denda.

“Liga Inggris telah memberikan sanksi terhadap Everton FC karena melanggar aturan perekrutan pemain akademi,” bunyi pernyataan resmi otoritas Liga Inggris.

“Liga Inggris telah menerima bukti di mana staf Akademi Everton memberikan rayuan terhadap seorang pemain dan juga keluarganya untuk bermain bagi mereka.”

BACA:  Direktur Olahraga AS Roma Ogah Gabung ke Barcelona

“Dengan bukti informasi tersebut, Everton mengakui tuduhan tersebut dan melakukan penyelidikan internal di mana pelanggaran serupa dilakukan saat merekrut enam pemain akademi lainnya.”

“Dalam beberapa kasus, diketahui bahwa klub memberikan informasi yang tidak benar pada pihak Liga kala mendapatkan pertanyaan soal perekrutan para pemain akademi.”

“Klub akan membayar denda sebesar Rp 9,5 miliar dan dikenai larangan dua tahun merekrut pemain akademi manapun yang telah didaftarkan oleh klub-klub Liga Inggris atau EFL selama 18 bulan. Klub pun diwajibkan memberi uang kompensasi pembayaran terhadap klub-klub dua pemain akademi [yang direkrut].”

Everton menyesal dan minta maaf

Dalam responnya Everton mengakui dan menyesalkan praktek yang dilakukan oleh staf akademi dan meminta maaf atas aksi tersebut.

BACA:  Samir Nasri Terancam Batal Gabung West Ham United

“Everton telah bekerja sama dengan Liga Inggris selama beberapa pekan terakhir untuk melakukan penyelidikan penuh dan menyeluruh atas tuduhan yang berkaitan dengan metode operasional akademi kami soal perekrutan pemain,” bunyi pernyataan resmi The Toffees.

“Singkatnya kami sangat kecewa dengan beberapa temuan praktek yang tidak sejalan dengan nilai-nilai yang dipegang dan tidak diterima di Everton Football Club.”

“Oleh karenanya kami menerima hukuman yang diberikan oleh Liga Inggris dan meminta maaf sebesar-besarnya.¬†Kami telah mulai menilai ulang operasi akademi kami dan berkomitmen agar masalah seperti ini tidak terjadi lagi di Everton.”