Everton Kalah 2-0, Tapi Skor Menipu Situasi Pertandingan

Everton Kalah 2-0, Tapi Skor Menipu Situasi Pertandingan

Everton kalah 2-0 dari Aston Villa pada Sabtu (24/8) dinihari tapi skor ini menipu karena sesungguhnya The Toffees sangat dominan.

Skuad Marco Silva secara mengejutkan kalah 2-0 di kandang pendatang baru Aston Villa. Skor tidak mencerminkan jalannya pertandingan karena sesungguhnya Everton menguasai dominasi atas bola selama 90 menit, mencapai 65%. Selain itu mereka mendapat enam sepak pojok, berbanding nol untuk tuan rumah, tapi tak ada gol.

Hanya ada dua tembakan on target dan lima off target untuk Richarlison dan kawan-kawan. Bandingkanlah itu dengan apa yang diperoleh anak-anak Dean Smith, tiga serangan tepat sasaran dengan dua menjadi gol, serta hanya dua melenceng.

Gol-gol dari pemain Brasil Wesley dan pemain pengganti Anwar El Ghazi membawa tim promosi itu memenangkan laga pertamanya pada Premier League musim ini dan menyebabkan Everton kalah. Skor 2-0 benar-benar menipu kita seolah-olah laga di Villa Park ini didominasi oleh The Clarets. Tidak sama sekali.

Gol Aston Villa Hasil Kesalahan Pemain Everton

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Gol pertama dari Villa adalah hasil dari kegagalan para pemain The Toffees berkomunikasi satu sama lain dan mengabaikan tugas-tugas pertahanan. Andre Gomes, yang baru saja bergabung ke The Blues secara permanen dari Barcelona pada bulan Juli, dan Michael Keane sama-sama bersalah.

Terperangkap di luar posisi oleh tendangan cepat Jack Grealish, gelandang Portugal itu memberi Jota keleluasaan waktu dan ruang untuk melakukan operan melewati pertahanan Everton.

Reaksi lamban Michael Keane kemudian memperumit masalah, dengan bek Inggris itu memungkinkan Wesley berlari melintasinya dan mengirim bola melewati Jordan Pickford dari jarak tujuh meter. Sebuah tembakan silang ke tiang jauh. Sementara gol kedua merupakan passing dari John McGinn yang diselesaikan oleh pemain pengganti Anwar El Ghazi.

Pelatih Everton Mengeluh

Pelatih Everton Marco Silva mengeluh seperti dikutip BBC Sport: “Sangat sulit untuk menerima kekalahan ini ketika kami menciptakan begitu banyak peluang untuk mencetak gol.”

“Kami memulai dengan baik dan mengendalikan permainan dengan beberapa momen berbahaya di sekitar kotak penalti mereka. Pertama kali mereka masuk kotak kami, mereka mencetak gol.”

“Kami berbicara selama seminggu bahwa Villa suka memainkan bola-bola mati secara cepat dan mereka melakukan itu dan kami langsung takluk. Peluang pertama mereka langsung 1-0.”

“Sangat memprihatikan ada begitu banyak peluang dan kami gagal mencetak gol, dan tentu saja kami harus mencetak lebih banyak. Melawan Palace, kami menciptakan banyak peluang mencetak gol dan tidak melakukannya dan [hal itu terulang] lagi hari ini.”