Everton Pertahankan Marco Silva Jelang Hadapi Liverpool

Everton Pertahankan Marco Silva Jelang Hadapi Liverpool

Gilabola.com – Everton pertahankan Marco Silva sebagai manajer mereka jelang derby Merseyside melawan Liverpool, Kamis (5/12) dinihari WIB.

Pelatih asal Portugal ini terus berada di bawah tekanan menyusul kekalahan 1-2 dari Leicester City akhir pekan lalu. Namun, Silva tetap memandu sesi latihan Richarlison dan kawan-kawan seperti biasa pada Senin pagi waktu setempat, jelang mereka tandang ke Anfield di pertengahan pekan.

Dalam laga melawan Leicester, skuad Silva akhirnya menyerah setelah VAR mensahkan gol Kelechi Iheanacho di masa injury time babak kedua, yang sebelumnya dinyatakan offside. Akibat kekalahan demi kekalahan yang dialami the Toffees sejak awal musim ini, Marco Silva harus melihat timnya kini hanya unggul dua poin dari tim-tim di zona degradasi.

Akibatnya, pelatih 42 tahun itupun harus berjuang untuk mengamankan pekerjaannya jelang berakhirnya paruh pertama musim ini. Spekulasi mengenai siapa pengganti Silva pun kini terus berkembang.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Sejumlah nama disebut-sebut akan gantikan pelatih yang di antaranya pernah mengasuh Hull City dan Watford tersebut, seperti David Moyes, Eddie Howe dan Mark Hughes. Ketiganya santer diberitakan akan mengambil alih posisi Silva di Everton.

Tapi, Silva membantah kabar tersebut setelah timnya alami kekalahan dari Leicester dan Sky Sports mengklaim, dia tidak akan tinggalkan Goodison Park. “Sulit bagi kami melihat apa yang terjadi di menit-menit terakhir,” ujar Silva kepada evertontv, seperti dilansir Express.

“Kami sama sekali tidak layak mendapatkannya – kami pantas kantongi hasil lebih banyak dari pertandingan itu dari apa yang sudah kami lakukan. Tapi, itulah sepakbola,” tandasnya.

Dalam pertandingan itu, suporter the Toffees marah pada keputusan VAR setelah Leicester akhirnya tampil sebagai pemenang secara kontroversial dalam laga ini. “Para pemain tahu apa ambisi saya setiap hari – umpan balik yang mereka terima dari saya adalah untuk memenangkan setiap pertandingan. Itu harus menjadi filosofi kami sebagai klub sepakbola,” ujar Silva.

“Kami tahu para pemain harus berani, dan kami tampil berani. Sangat sulit bagi kami di ruang ganti, tapi saya memberikan umpan balik yang tepat kepada mereka. Saya katakan, mereka harus tegakkan kepala mereka,” tambahnya.

Mantan pelatih Everton, Roberto Martinez, yang kini menjabat sebagai pelatih Timnas Belgia, sempat mengomentari situasi yang dialami Silva. Martinez pun mengaku sedih melihat Marco Silva berada di bawah tekanan di klub tersebut. Tapi ia percaya, itu masalah biasa yang dialami semua manajer dalam permainan sepakbola modern.

“Bukan cuma Everton, tapi juga sepakbola modern. Sepakbola modern butuh proyek jangka panjang. Terlalu sering manajer harus menghindari kekalahan, saya tidak menikmatinya ketika saya menilainya dari jauh,” tandas Martinez yang tinggalkan Goodison Park pada 2016 lalu.