Gilabola.com – Everton semakin serius memperkuat skuad mereka di Premier League setelah dikabarkan hampir mencapai kesepakatan dengan Chelsea untuk meminjam Tyrique George hingga akhir musim, di tengah upaya David Moyes mencari tambahan tenaga di sektor sayap.
Kesepakatan transfer pemain antara kedua klub disebut sudah tercapai. Kini, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan George, winger berusia 19 tahun tersebut, apakah ia bersedia pindah demi mendapatkan waktu bermain yang lebih konsisten.
Krisis Lini Sayap Everton Jadi Alasan Utama
Langkah Everton memburu George tidak lepas dari kondisi tim yang sedang mengalami keterbatasan pilihan di lini depan. Jack Grealish hampir dipastikan absen hingga akhir musim, sementara Tyler Dibling masih belum menjadi pilihan utama dalam skema permainan Moyes.
Situasi ini membuat Everton kekurangan opsi serangan dari sisi lapangan. Manajemen klub pun mulai bergerak cepat mencari pemain yang mampu memberi keseimbangan antara kecepatan, kreativitas, dan kemampuan membuka ruang.
Tyrique George dinilai cocok dengan kebutuhan tersebut. Meski masih berusia muda, ia sudah memiliki pengalaman tampil di level tertinggi bersama Chelsea.
Perjalanan George Bersama Chelsea
Musim ini, George berusaha menembus tim utama Chelsea di Stamford Bridge. Kesempatannya sempat terbuka lebar ketika masih dilatih Enzo Maresca.
Di bawah arahan pelatih tersebut, George mencatatkan empat penampilan di Premier League serta enam laga di Liga Champions. Ia juga menyumbangkan dua gol di Carabao Cup, membantu Chelsea melangkah ke babak semifinal.
Saat ini, Chelsea tertinggal agregat 3-2 dari Arsenal pada leg pertama semifinal Carabao Cup. Namun, meski sempat memberi kontribusi penting, George belum lagi masuk dalam skuad utama sejak pertengahan Desember.
Kondisi ini membuat masa depannya di klub London tersebut kembali dipertanyakan.
Pernah Hampir Hijrah ke Fulham
Sebelum Everton muncul sebagai kandidat terkuat, George sempat menjadi incaran sejumlah klub. Klub saudara Everton, Roma, diketahui memantau perkembangannya secara serius.
Pada musim panas lalu, ia bahkan nyaris bergabung dengan Fulham dalam transfer senilai sekitar £22 juta, atau setara kurang lebih Rp440 miliar. Namun, kesepakatan itu gagal terwujud pada hari terakhir bursa transfer.
Kegagalan tersebut diyakini meninggalkan kesan tersendiri bagi George, terlebih Fulham kembali aktif mencari pemain baru setelah menutup jendela transfer 2025 dengan sejumlah urusan yang belum tuntas.
Talenta Akademi Terbaik Chelsea 2025
George bukanlah pemain biasa di lingkungan Chelsea. Ia terpilih sebagai Pemain Akademi Terbaik Chelsea 2025, sebuah penghargaan yang menegaskan kualitas dan potensinya.
Ia dikenal sebagai winger kiri yang cepat, kreatif, dan berani melakukan duel satu lawan satu dengan bek lawan. Selain itu, George juga memiliki kemampuan membaca ruang dengan baik, sehingga sering berada di posisi yang menguntungkan saat menyerang.
Karakteristik ini dinilai bisa memberikan dimensi baru dalam permainan Everton, yang selama ini kerap kesulitan menciptakan ancaman dari sisi sayap.
Masih Ada Peminat, Tapi Everton Terdepan
Meski diminati beberapa klub lain, Everton saat ini disebut berada di posisi terdepan untuk mendapatkan tanda tangan George.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa kesepakatan peminjaman tersebut juga berpotensi disertai opsi pembelian permanen di akhir musim. Hal ini bisa terjadi jika pelatih baru Chelsea, Liam Rosenior, tidak melihat masa depan jangka pendek George di klub.
Bagi Everton, mendatangkan George bukan hanya solusi jangka pendek, tetapi juga investasi potensial untuk masa depan. Sementara bagi sang pemain, kepindahan ini bisa menjadi kesempatan emas untuk membuktikan kemampuannya secara konsisten di level tertinggi.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!