Everton vs Liverpool Sukses Kalahkan Derby Manchester Musim 2011/12

Everton vs Liverpool Sukses Kalahkan Derby Manchester Musim 2011/12

Gila Bola – Everton vs Liverpool yang digelar di Goodison Park dan berakhir imbang 0-0 menjadi pertandingan Liga Premier yang paling banyak ditonton dalam sejarah televisi Inggris.

Menurut laporan Sky yang dilansir Standard Sport, rata-rata lima juta orang menyaksikan tim Jurgen Klopp melanjutkan perjuangan mereka meraih gelar pertama dalam 30 tahun terakhir, walau laga berakhir imbang tanpa gol di kandang rival lokal mereka itu.

Jumlah penonton yang sebanyak 5,5 juta pemirsa itupun berhasil melampaui rekor sebelumnya yang sebanyak 4,4 juta pemirsa saat Manchester City mengalahkan Manchester United di Liga Premier musim 2011/12, yang berlangsung menegangkan.

Dengan para suporter yang tak bisa datang atau berkumpul di pub untuk menonton pertandingan ini karena larangan berkerumun untuk menghentikan laju penyebaran virus corona, Sky setuju untuk tampilkan sejumlah pertandingan yang mereka miliki hak siarnya dan menyiarkannya di sepanjang sisa musim ini.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Pertandingan Everton vs Liverpool pada Senin (22/6) dinihari WIB itu juga menjadi salah satu laga yang bisa mereka tayangkan secara live, dan ditonton oleh 1,9 juta orang di channel Pick untuk non-pelanggan.

Dalam laga tersebut, kedua klub Merseyside itu bermain buntu 0-0 dan membuat tim tamu semakin dekat dengan gelar pertama mereka, yang sudah diburu selama lebih dari 30 tahun lalu.

Meski demikian diberitakan sebelumnya, hasil imbang 0-0 ini lebih terasa sebagai kekalahan bagi The Reds. The Toffees sukses menunda pesta juara The Reds dengan hasil imbang 0-0 tersebut.

Skuad Klopp sebenarnya hanya butuh dua kemenangan atau enam poin saja guna memastikan merebut trofi sepak bola tertinggi Inggris pertamanya setelah 30 tahun. Tapi tidak ada gol yang tercipta dan bisa memastikan itu.

The Reds tampil dominan dengan 70 persen penguasaan atas bola di laga Everton vs Liverpool tersebut. Tapi, hanya berhasil mencatatkan dua tembakan tepat sasaran dan keduanya tidak berujung gol. Sebaliknya, tuan rumah yang hanya memiliki 30 persen dominasi atas bola, mencatatkan jumlah lebih banyak, tiga shots on target.

Dua peluang terbaik untuk pasukan Jurgen Klopp terjadi pada akhir babak pertama. Saat itu, Trent Alexander-Arnold menembak mendatar, sayangnya berhasil dihentikan kiper Jordan Pickford pada menit 41. Selang tiga menit kemudian, Sadio Mane mengirim sebuah umpan tarik untuk Takumi Minamino, tapi tembakannya berhasil dihentikan Michael Keane. Selain dua serangan on target The Reds itu, ada empat percobaan serangan yang meleset dari gawang Everton.