Fan Manchester City Pengejek Fred Bantah Semua Tuduhan

Fan Manchester City Pengejek Fred Bantah Semua Tuduhan

Gilabola.com – Fan Manchester City pengejek Fred bantah semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Liga Inggris dan polisi masih menyelidiki insiden ini.

fan Manchester City yang ditangkap pada hari Minggu atas klaim ia membuat suara dan gerakan monyet terhadap pemain Manchester United dilaporkan The National telah membantah semua tuduhan. Sang penggemar bahkan mengatakan jika dirinya bukan seorang rasis.

Polisi Manchester Raya pada hari Sabtu waktu setempat telah menerima laporan tentang seorang penggemar The Sky Blues yang diduga melakukan gerakan rasis terhadap Fred. Polisi lantas menangkap seseorang yang dicurigai sebagai pelaku atas tuduhan pelanggaran ketertiban umum. Ia dijebloskanke dalam tahanan, namun tidak mengungkapkan identitas orang tersebut.

Laporan lain mengungkapkan jika identitas terduga adalah Anthony Burke yang berusia 41 tahun, setelah rekaman video muncul memperlihatkan dirinya ada di kerumunan lagi membuat gerakan rasis pada laga Derby di Etihad Stadion tersebut.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

Gerakan itu ia lakukan diduga menyasar gelandang Britania, Fred, ketika ia akan mengambil tendangan sudut, dengan Jesse Lingard juga berdiri di dekatnya. Dilaporkan jika Fred juga terluka ketika sebuah objel mengenainya tepat di leher.

Burke mengatakan bahwa rekaman video pada saat itu seakan-akan membuatnya tampak seperti sedang membuat isyarat rasisme, padaha tidak. Dia lantas mendesak publik untuk menonton video itu secara penuh dari awal hingga akhir.

Burke menulis di akun Facebook pribadinya: “Dengarkan saya, saya ini langsung dibilang rasis hanya karena saya punya cuplikan rekaman yang membuat saya seakan adalah seorang yang rasi. Namun saya tidak rasis kok, kalian lihat saja pertandingan itu. Saya padahal terus meletakkan tangan saya di saku celana.”

Manchester City tidak mentolerir segala perilaku rasisme

Dia belakangan telah menghapus postingan di situs media sosial itu. Atasan sang fan Manchester City dari perusahaan konstruksi Kier Group merilis sebuah pernyataan pada hari Sabtu. Ia mengatakan bahwa perusahaan mereka menyadari video yang telah beredar di media sosial dan menilai hal ini sebagai “Tuduhan dan contoh rasisme yang sangat serius.”

Pihak City berjanji untuk mengambil pendekatan nol toleransi terhadap pendukung yang ditemukan menyerang pemain MU secara pelecehan rasis. Beberapa pemain yang memainkan Derby mengatakan mereka menjadi korban pelecehan rasisme dari penggemar City dan terkena lemparan beberapa benda pada mereka.

Pihak Asosiasi sepak bola akan meluncurkan penyelidikan terkait insiden dan laporan lain berbau rasisme dari Derby tersebut. Liga Premier juga sudah mengatakan jika mereka tidak akan mentolerir segala bentuk diskriminasi rasial dan menilai aksi seperti itu tidak diterima di pertandingan sepak bola internasional.